KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Memasuki momentum suci Ramadhan 1447 H, PT Anugerah Citra Abadi (ACA) kembali meneguhkan komitmen sosialnya melalui perhelatan kolosal bertajuk Pekan Islami Ke-XIX. Kegiatan yang telah menjadi tradisi filantropi selama hampir dua dekade ini merambah 390 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Malang Raya, sebagai manifestasi kepedulian korporasi terhadap struktur sosial masyarakat lapis bawah.
Pada hari perdana yang berlangsung Senin (02/03/2026), rombongan PT ACA memfokuskan akselerasi santunan di tiga kecamatan kunci di wilayah selatan Kabupaten Malang, yakni Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, dan Bantur.
Berbeda dengan seremoni formal pada umumnya, Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan, mengedepankan pendekatan interaktif yang humanis dan edukatif. Alih-alih terpaku pada protokoler sambutan, ia memilih berdialog langsung dengan para anak yatim melalui metode “belajar sambil bermain”.
Internalisasi nilai, anak-anak diajak melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu wajib nasional untuk memupuk jiwa patriotisme sejak dini.
Untuk Spiritualitas ada sesi mengaji, berdoa dan bershalawat menjadi ruh acara, menyelaraskan kecerdasan intelektual dengan kemantapan iman.
Sebagai bentuk reward atas keberanian dan kecerdasan, PT ACA mendistribusikan mainan edukasi bagi mereka yang aktif dalam sesi tanya jawab.
Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh atraksi sulap dari BOC Kids Party dan Dikti Entertainment, serta siraman rohani yang komprehensif dari KH. Kholili.
Momen paling kontemplatif terjadi saat Iwan Kurniawan menguji dimensi keikhlasan anggota Fatayat NU. Secara spontan, ia meminta para pengurus Fatayat memberikan seluruh isi dompet mereka kepada anak yatim yang hadir.
Aksi tersebut disambut dengan ketulusan tanpa keraguan oleh para kader Fatayat. Sebagai bentuk apresiasi atas kejernihan niat tersebut, Iwan Kurniawan mengganti nominal uang yang diberikan dengan jumlah dua kali lipat. Hal ini menjadi pesan akademis-religius mengenai hukum multiplication (pelipatgandaan) dalam bersedekah yang diyakini secara Islami.

Sementara itu, Camat Bantur, Bayu Jatmiko, memberikan testimoni akademis mengenai dampak jangka panjang dari program ini. Menurutnya, konsistensi PT ACA selama hampir 20 tahun telah membantu pemerintah daerah dalam memitigasi persoalan sosial bagi kaum dhuafa dan anak yatim.
”Kami sangat mengapresiasi karena beban wilayah kami, khususnya dalam menyantuni kaum dhuafa dan yatim, sangat terbantu secara rutin oleh PT ACA. Harapan kami, inovasi hiburan edukatif ini terus ditingkatkan untuk membangun mentalitas anak-anak kita,” ujar Bayu Jatmiko di sela acara.

Beliau juga mencatat peningkatan signifikan dalam aspek ketertiban dan manajemen acara dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menandakan adanya evaluasi manajerial yang baik dalam setiap pelaksanaan Pekan Islami.
Acara ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pendamping anak yatim dari daerah terjauh serta sesi foto bersama sebagai simbol soliditas sosial. Dalam kesempatan yang khidmat tersebut, Iwan Kurniawan memohon dukungan spiritual dan doa dari seluruh anak yatim dan masyarakat agar senantiasa diberikan kesehatan dan kesembuhan dari segala penyakit.

Pekan Islami Ke-XIX PT ACA ini bukan sekadar kegiatan bagi-bagi santunan, melainkan sebuah instrumen pembangunan karakter nasionalis-religius yang berkelanjutan di tengah masyarakat Malang Raya.
Data Distribusi Santunan Hari Pertama:
– Kecamatan Sumawe: 411 Anak Yatim.
- Kecamatan Gedangan: 257 Anak Yatim.
- Kecamatan Bantur: 309 Anak Yatim.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










