KOTA MALANG-SUARAPANCASILA,ID-DPD Partai Golkar Kota Malang terus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat kewilayahan. Terbaru, Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Lowokwaru menetapkan Titik Fadila sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Lowokwaru.
Muscam tersebut digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Rabu malam (30/9/2026). Penetapan Titik Fadila menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi struktural partai yang dilakukan secara berjenjang di lima kecamatan di Kota Malang.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin S.M., mengatakan Muscam merupakan salah satu tahapan penting dalam mekanisme organisasi partai. Forum tersebut tidak sekadar menjadi agenda pergantian atau penetapan kepengurusan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menata struktur organisasi agar berjalan sesuai ketentuan internal partai.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikan Kecamatan Lowokwaru melaksanakan Musyawarah Kecamatan. Ini merupakan kecamatan keempat yang sudah kita selesaikan,” ujar Djoko.
Menurut Djoko, Muscam Lowokwaru melanjutkan agenda konsolidasi yang sebelumnya telah dilakukan di tiga kecamatan lain, yakni Blimbing, Sukun, dan Kedungkandang.
Dengan demikian, masih terdapat satu kecamatan yang harus menyelesaikan agenda Muscam sebelum seluruh struktur organisasi tingkat kecamatan di Kota Malang dinyatakan rampung.
Djoko menjelaskan, konsolidasi organisasi Partai Golkar tidak berhenti setelah seluruh Muscam selesai. Tahapan berikutnya akan diarahkan pada Musyawarah Kelurahan (Muskel), kemudian dilanjutkan dengan agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
“Setelah Musyawarah Kecamatan selesai, kita akan lanjutkan dengan Musyawarah Kelurahan. Setelah itu baru kita masuk pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda),” katanya.
Ia menegaskan, rangkaian tersebut merupakan bagian dari sistem organisasi partai politik yang memiliki mekanisme konsolidasi secara berjenjang.
Menurut Djoko, mekanisme tersebut membedakan struktur organisasi partai politik dengan sejumlah organisasi lain yang memiliki karakter dan tata kelola berbeda.
“Partai memiliki panggung yang berbeda dengan organisasi-organisasi di luar partai. Ada mekanisme musyawarah di setiap tingkatan, kemudian ada rapat kerja dan agenda organisasi lainnya. Ini semua bagian dari konsolidasi,” jelasnya.
Djoko menambahkan, penataan struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan diperlukan agar koordinasi organisasi berjalan lebih efektif. Struktur yang tertata juga diharapkan mampu menjadi dasar bagi pelaksanaan program serta agenda partai di tingkat kewilayahan.
“Jadi konsolidasi ini bukan hanya menyelesaikan Muscam, tetapi bagaimana setelah itu struktur organisasi bisa berjalan dan bekerja sesuai tugas masing-masing,” imbuhnya.
Sementara itu, Tutik Fadila menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Lowokwaru.
Tutik mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan membangun komunikasi dan koordinasi bersama seluruh jajaran partai di wilayah Lowokwaru.
“Insyaallah dengan kepercayaan ini saya akan berproses untuk membentuk kepengurusan yang semakin berkembang dan solid. Saya juga memohon dukungan dan kerja sama seluruh jajaran agar Partai Golkar di Lowokwaru semakin kuat,” ujar Tutik.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan yang solid menjadi salah satu pekerjaan awal setelah Muscam. Ia juga akan mendorong koordinasi organisasi hingga tingkat kelurahan sehingga hubungan antara struktur kecamatan dan jajaran di bawahnya dapat berjalan lebih terarah.
Tutik berharap kepengurusan yang dipimpinnya tidak hanya mampu menjaga soliditas internal, tetapi juga memperkuat keberadaan Partai Golkar di tengah masyarakat Kecamatan Lowokwaru.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bersama-sama membangun organisasi. Saya tentu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan dan kerja sama seluruh kader sangat dibutuhkan,” tuturnya.
Penetapan Tutik Fadila sekaligus menandai selesainya satu tahapan konsolidasi DPD Partai Golkar Kota Malang di tingkat kecamatan.
Setelah agenda Muscam di lima kecamatan rampung, konsolidasi akan bergerak ke tingkat kelurahan sebelum memasuki tahapan Rakerda. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya penataan organisasi Partai Golkar Kota Malang agar struktur di setiap tingkatan semakin terkoordinasi.
Dengan demikian, Muscam Lowokwaru bukan hanya menghasilkan kepemimpinan baru di tingkat kecamatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses konsolidasi berjenjang yang tengah dilakukan DPD Partai Golkar Kota Malang.











