REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menggelar doa bersama dan pembacaan Surah Yasin untuk memohon perlindungan dari segala bentuk bencana dan marabahaya, khususnya di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Kamis (1/10/2026), pukul 18.00 WIB, dan dihadiri Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Darmansyah, A.N., S.P., M.Si., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rejang Lebong KH. Muhammad Abu Dzar, Lc., M.H.I., jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung Baitul Makmur, masyarakat sekitar, serta undangan lainnya.
Kabag Kesra Darmansyah menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Gubernur Bengkulu yang kemudian diteruskan melalui imbauan Bupati Rejang Lebong kepada seluruh OPD untuk melaksanakan doa bersama.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu senantiasa diberikan perlindungan serta dijauhkan dari berbagai bencana, seperti kebakaran rumah, kebakaran hutan, dan musibah lainnya.
“Doa bersama ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk bermunajat kepada Allah SWT agar segala bentuk bencana dan marabahaya dijauhkan dari daerah kita,” ujar Darmansyah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi kondisi cuaca saat ini, terutama dengan menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat disebabkan oleh korsleting listrik maupun kebocoran gas.
Selain itu, Darmansyah mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, demi menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya bencana yang dapat merugikan masyarakat.
Sementara itu, Ketua MUI Rejang Lebong KH. Muhammad Abu Dzar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia menyampaikan bahwa selain melakukan upaya nyata dalam menjaga hutan dan lingkungan, masyarakat juga perlu memperkuat ikhtiar spiritual melalui ibadah dan doa.
“Pesan kita kepada seluruh masyarakat Rejang Lebong, dari sisi logika bumi, mari kita jaga hutan dan pekarangan. Sementara dari sisi logika langit, jangan tinggalkan salat lima waktu dan teruslah berdoa kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Melalui kegiatan doa bersama dan pembacaan Surah Yasin ini, Pemkab Rejang Lebong berharap masyarakat semakin meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat kebersamaan, serta senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kabupaten Rejang Lebong terhindar dari segala bentuk bencana dan marabahaya.











