Audiensi Ke BPJN, Plt Bupati Hendri Perjuangkan Infrastruktur Jalan Rejang Lebong Lewat IJD

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus berupaya mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, khususnya melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri S.STP., M.Si., saat memimpin langsung audiensi ke Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu, Jumat (2/10/2026).Dalam audiensi tersebut, Plt Bupati didampingi Plt Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong Luhur Budi Santoso, ST., serta Kepala Dinas PerindagkopUKM Anes Rahman, S.Sos., M.Sos.

Plt Kadis PUPRPKP Luhur Budi Santoso menjelaskan, audiensi tersebut salah satunya membahas usulan Kabupaten Rejang Lebong dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).Menurutnya, terdapat empat usulan pembangunan jalan yang diajukan Pemkab Rejang Lebong. Dari empat usulan tersebut, dua di antaranya saat ini telah memasuki tahap pelelangan.

Bacaan Lainnya

“Untuk usulan Kabupaten Rejang Lebong di IJD, ada empat usulan. Alhamdulillah, dua usulan kita, yakni Simpang Air Duku-Tower dan Simpang Karang Anyar-Musi Kejalo, sudah dalam tahap pelelangan,” jelas Luhur.

Sementara itu, Pemkab Rejang Lebong berharap dua usulan lainnya juga dapat memperoleh persetujuan dan dukungan untuk direalisasikan melalui program tersebut.Dua usulan tambahan yang dimaksud berada pada ruas Kota Padang-Tanjung Gelang Kota Padang serta Air Kati-Sukakarya.

Luhur mengatakan, usulan tersebut nantinya masih akan melalui proses review oleh pihak balai. Dengan demikian, terdapat kemungkinan adanya penyesuaian terhadap lokasi maupun penanganan berdasarkan hasil analisis dan kondisi terbaru di lapangan.

“Nanti akan direview oleh balai. Bisa berubah karena menyesuaikan dengan analisa terbaru,” ujarnya.Dalam audiensi tersebut, lanjut Luhur, Plt Bupati Rejang Lebong menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Hal ini mengingat kemampuan fiskal Kabupaten Rejang Lebong yang masih terbatas, sehingga dukungan melalui anggaran pemerintah pusat, termasuk IJD, diharapkan dapat membantu menuntaskan pembangunan sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan Rejang Lebong dengan anggaran yang terbatas, keuangan fiskal kita terbatas. Pak Bupati mengharapkan dari APBN atau IJD ini bisa menyelesaikan atau menuntaskan pembangunan jalan-jalan di Kabupaten Rejang Lebong,” katanya.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Pemkab Rejang Lebong menempatkan manfaat yang dirasakan masyarakat sebagai tujuan utama dari pembangunan infrastruktur.

Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus membuka akses yang lebih baik terhadap berbagai layanan dan pusat-pusat kegiatan masyarakat.

“Poin penting yang ditekankan Pak Bupati Rejang Lebong adalah agar masyarakat menikmati manfaat dari pembangunan jalan di Rejang Lebong,” pungkas Luhur.

suarapancasilaid'

Pos terkait