Pemkab Rejang Lebong Siapkan Dukungan Untuk Karya Bakti TNI Skala Besar

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menyiapkan dukungan terhadap pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar di Provinsi Bengkulu. Dukungan tersebut dibahas dalam Zoom Meeting yang diikuti jajaran Pemkab Rejang Lebong, Jumat (25/9/2026).

Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., mengikuti Zoom Meeting tersebut dari tempat terpisah. Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, SE., MM., mengikuti kegiatan bersama jajaran terkait di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.

Zoom Meeting yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi. Kegiatan juga diikuti Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Han., Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, SE., M.Han., Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan SE, serta para bupati dan Dandim se-Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Dari Kabupaten Rejang Lebong, kegiatan tersebut turut diikuti Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zakaria Effendi, M.Pd., Staf Ahli Bupati Taman, SP., M.Si., Plt. Kepala Dinas PUPR Luhur Budi Santoso, Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, serta utusan Kesbangpol.

Dalam pemaparannya, Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi menyampaikan, Karya Bakti TNI Skala Besar di Provinsi Bengkulu direncanakan memiliki 580 titik sasaran fisik.

Sasaran tersebut meliputi 227 sumur bor, 120 rumah tidak layak huni, 52 titik rehabilitasi sekolah, 61 MCK, 40 titik rehabilitasi rumah ibadah, 13 titik rehabilitasi jalan, satu titik rehabilitasi panti asuhan, 62 titik jembatan, satu titik pipanisasi, dan tiga titik Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

Selain sasaran fisik, kegiatan tersebut juga mencakup sasaran nonfisik dengan total 1.459 penerima manfaat. Kegiatannya antara lain operasi katarak untuk 49 orang, donor darah 1.200 orang, khitanan 180 orang, serta penanganan bibir sumbing sebanyak 30 orang.

Program sosial lainnya meliputi pemberian kacamata, pelayanan akta kelahiran, nikah massal, serta bakti lingkungan berupa penanaman 18.000 pohon dengan dukungan Bappenas.

Anggaran Karya Bakti TNI Capai Rp128,67 Miliar

Pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp128,67 miliar. Pembiayaan bersumber dari anggaran Mabes TNI AD, pemerintah daerah, serta dukungan corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Anggaran tersebut antara lain dialokasikan untuk sumur bor sebesar Rp23,47 miliar, rumah tidak layak huni Rp4,6 miliar, rehabilitasi sekolah Rp22,36 miliar, rehabilitasi panti asuhan Rp180 juta, PLTMH Rp975 juta, MCK Rp2,44 miliar, serta rehabilitasi tempat ibadah Rp12 miliar.

Selanjutnya, rehabilitasi jalan dialokasikan Rp10,55 miliar, jembatan Rp38,37 miliar, dan pipanisasi Rp600 juta.Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sesi diskusi menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar di Provinsi Bengkulu.

“Bedah rumah akan didukung Baznas. Selain anggaran Pemprov, kita juga akan berupaya memanfaatkan dana CSR perusahaan di Bengkulu,” kata Helmi.Rejang Lebong Siapkan Sasaran Kegiatan

Sementara itu, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada menyampaikan sejumlah sasaran kegiatan nonfisik yang direncanakan dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong.

Sasaran tersebut meliputi operasi katarak untuk 12 orang, donor darah sebanyak 200 orang, khitanan 30 orang, penanganan lima kasus bibir sumbing, serta penanaman 300 bibit pohon.“Untuk sasaran fisik masih kita susun bersama Pemda,” ujar Agung.

Pemkab Rejang Lebong akan terus berkoordinasi dengan TNI dan jajaran pemerintah daerah dalam mematangkan sasaran kegiatan, khususnya program yang akan dilaksanakan di wilayah Rejang Lebong.

Karya Bakti TNI Skala Besar tersebut dijadwalkan berlangsung mulai minggu kedua Oktober hingga 1 Desember 2026 dan menjadi bagian dari sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta pelayanan sosial bagi masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait