SIAK, SUARA PANCASILA.ID – Pemuda asal Perawang, Kabupaten Siak, Riau, Rahmat Setiawan, menerima piagam penghargaan dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat setelah melaporkan kerentanan keamanan pada sistem milik lembaga antariksa tersebut.
Berdasarkan dokumen NASA Vulnerability Disclosure Policy (VDP), laporan Rahmat pada target nasa.gov dinyatakan accepted pada 5 Mei 2026. Atas kontribusinya, NASA menerbitkan Piagam Penghargaan pada 22 Juli 2026 yang ditandatangani Senior Agency Information Security Officer (SAISO) NASA Office of Chief Information Officer (OCIO), Kelvin Taylor. Nama Rahmat juga tercantum dalam NASA Hall of Fame.
“Awalnya hanya iseng untuk mengasah skill dan belajar lebih jauh tentang keamanan siber. Saya tidak pernah menyangka bisa mendapatkan apresiasi langsung dari NASA,” ujar Rahmat, Senin (27/7/2026).
Rahmat yang sehari-hari bekerja sebagai pemotong rumput di kawasan pabrik Indah Kiat Perawang mempelajari keamanan siber secara otodidak sejak kecil. Ketekunannya mengantarkannya menemukan berbagai kerentanan pada sistem digital milik instansi pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, hingga organisasi internasional.
Selain NASA, Rahmat juga menerima penghargaan dan pengakuan Hall of Fame dari berbagai lembaga nasional maupun internasional, seperti Kementerian Komunikasi dan Digital RI, BMKG, UNESCO, UNDP, Government Technology Agency (GovTech) Singapura, serta Wageningen University & Research Belanda.
“Banyak sertifikat apresiasi dan penghargaan dari dalam negeri maupun luar negeri yang telah saya dapatkan, tetapi semua ini hanya titipan dari Allah. Kalau bukan karena Allah, saya bukan siapa-siapa,” kata dia.Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa talenta di bidang teknologi dapat lahir dari daerah dan mampu bersaing hingga memperoleh pengakuan dari lembaga dunia.











