Klub Beringin 91 Resmi Berdiri, DPD Golkar Kota Malang Gelar Turnamen Orado Berhadiah Jutaan Rupiah

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA.ID – DPD Partai Golkar Kota Malang kembali membuka ruang interaksi dengan masyarakat melalui olahraga. Kali ini, olahraga domino (Orado) menjadi medium silaturahmi sekaligus konsolidasi dengan diresmikannya Klub Beringin 91, yang beralamat di Jalan Panglima Sudirman Nomor 91, Kota Malang.

Peresmian klub tersebut dirangkai dengan turnamen Orado yang melibatkan jajaran pengurus, kader dan anggota Fraksi Golkar, serta masyarakat yang tergabung dalam sejumlah klub Orado di Kota Malang. Kegiatan turut melibatkan Pengcab Orado Kota Malang untuk memberikan pemahaman mengenai asas manfaat, tujuan, serta aturan permainan domino sebagai olahraga yang telah diakui KONI.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, mengatakan kehadiran Klub Beringin 91 diharapkan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat dan kader untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun komunikasi melalui olahraga.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami meresmikan klub kami bernama Beringin 91. Ini menjadi ruang dan tempat buat panjenengan semua yang mau menerjunkan dan mengimplementasikan kemampuannya bersama-sama,” ujar Djoko, Minggu (13/09/2026) siang.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi. Baginya, interaksi melalui olahraga dapat membuka komunikasi yang lebih luas antara partai, kader, komunitas olahraga dan masyarakat.

Djoko juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan semangat “Malam Satu Meja” yang sebelumnya menjadi ruang pertemuan lintas elemen. Jika sebelumnya satu meja digunakan untuk mempertemukan pimpinan sejumlah partai politik, kini semangat yang sama diwujudkan melalui meja olahraga.

“Yang terpenting adalah silaturahmi. Silaturahmi ini membuka pintu-pintu yang selama ini bisa tertutup. Kalau kita bicara pintu rezeki itu terlalu kecil, tetapi pintu-pintu rahasia itu bisa terbuka karena silaturahmi,” ungkapnya.

Suasana pertandingan pun berlangsung cukup semarak. Para peserta tampak serius memperhatikan susunan kartu domino di atas meja. Sesekali terdengar suara kartu diletakkan di meja, disusul sorak dan respons peserta lain ketika sebuah pasangan berhasil mengambil langkah yang menentukan.

Pertandingan simbolik sebagai pembuka turut mempertemukan Djoko Prihatin, KH A. Achmad Toha Mahfudz atau Gus Toha, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Moch Ali Yasin, Ketua DPW Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Jawa Timur, serta perwakilan Pengcab Orado Kota Malang.

Turnamen kemudian bergulir semakin kompetitif. Para pemain dituntut tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga ketelitian membaca kartu, strategi, komunikasi dengan pasangan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu singkat.

Menariknya, keterwakilan perempuan juga terlihat dalam turnamen tersebut. Kartika, salah satu anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar, berhasil menembus babak empat besar. Keikutsertaannya menjadi perhatian tersendiri karena menunjukkan bahwa Orado tidak hanya diminati kaum laki-laki.

Kartika mampu bersaing di tengah dominasi peserta laki-laki dan melewati sejumlah tahapan pertandingan hingga masuk jajaran empat besar. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan bahwa olahraga domino dapat menjadi ruang partisipasi yang terbuka bagi perempuan.

Sementara itu, persaingan menuju gelar juara berlangsung ketat hingga babak akhir. Pasangan Ali dan Zainul yang tergabung dalam Klub Singo 1 akhirnya keluar sebagai juara turnamen.

Ali mengaku senang dapat meraih hasil terbaik sekaligus mengapresiasi langkah Golkar Kota Malang yang memberikan ruang bagi komunitas Orado untuk bertanding dan bersilaturahmi.

“Senang bisa ikut dan menjadi juara. Kami juga mengapresiasi Partai Golkar yang sudah memberikan ruang bagi teman-teman Orado untuk berkumpul, bermain dan bersilaturahmi,” ujar Ali.

Turnamen tersebut memperebutkan hadiah utama senilai jutaan rupiah yang terbagi untuk juara satu hingga empat. Selain hadiah, para pemenang juga memperoleh piala dan piagam penghargaan.

Djoko menegaskan, kegiatan olahraga tersebut tidak berhenti pada turnamen. DPD Golkar Kota Malang juga membuka kegiatan “mabar” (main bersama) secara rutin setiap Rabu dan Sabtu. Fasilitas permainan disiapkan di sekretariat dengan tiga hingga empat meja yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berlatih dan bersilaturahmi.

Ke depan, kegiatan Orado juga diarahkan untuk berkembang secara berjenjang. Golkar Kota Malang berencana menggelar turnamen atau fun games Orado mulai tingkat kecamatan hingga tingkat kota pada Oktober mendatang, bertepatan dengan rangkaian HUT Partai Golkar.

Melalui Klub Beringin 91, Golkar Kota Malang ingin menjadikan olahraga bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga sarana membangun jejaring sosial, menemukan potensi atlet, serta memperkuat hubungan antara partai dan masyarakat secara lebih terbuka.

suarapancasilaid'

Pos terkait