Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Nabila Askolani Dorong Transformasi Posyandu 6 SPM di Banyuasin III

BANYUASIN ( SUMSEL), SUARA PANCASILA.ID – Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, menghadiri kegiatan peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Posyandu Pustu, Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Rabu (29/4). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan Bakti Sosial IBI (Ikatan Bidan Indonesia) dalam rangka memperingati International Day of the Midwife (IDM), HUT IBI ke-75, serta Pekan Imunisasi Dunia dengan komitmen mewujudkan “Indonesia Bebas Zero Dose”.

​Dalam sambutannya, Nabila Askolani Putri menyampaikan bahwa peringatan Hari Posyandu Nasional tahun ini mengusung tema “Transformasi Posyandu 6 SPM”. Ia menegaskan bahwa peran Posyandu kini telah berkembang bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, melainkan pusat pelayanan terpadu yang mencakup standar pelayanan minimal di bidang kesehatan, pendidikan, hingga sosial.

“Transformasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat. Dengan adanya integrasi 6 SPM, Posyandu diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh,” ujar Nabila.

Bacaan Lainnya

​Sejalan dengan semangat transformasi tersebut, Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya melaporkan bahwa saat ini terdapat 33 Posyandu di wilayah Kecamatan Banyuasin III yang seluruhnya telah berjalan aktif sebagaimana mestinya. Keberadaan Posyandu ini terbukti efektif dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut.

“Tercatat pada awal tahun 2024, jumlah stunting di Banyuasin III mencapai 24 orang. Namun, melalui inovasi program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang kemudian diteruskan dengan program MBG (Makanan Bergizi Gratis), saat ini dipastikan jumlah stunting telah menurun jauh dari data awal”, ujarnya.

​Menanggapi capaian tersebut, Nabila Askolani Putri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu yang menjadi ujung tombak keberhasilan program kesehatan di daerah. Ia menekankan bahwa kader bukan hanya sebagai pelaksana pelayanan, tetapi juga agen perubahan yang mengedukasi masyarakat dan mendorong partisipasi aktif keluarga.

Nabila juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu, rutin membawa balita dan ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, serta bersama-sama menjaga pola hidup sehat dalam keluarga.

​Menutup sambutannya, Nabila berharap momentum Hari Posyandu Nasional 2026 ini menjadi pemacu semangat untuk terus memperkuat sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan. Dengan dukungan dedikasi dan keikhlasan para kader, diharapkan transformasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan optimal demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Banyuasin yang sehat, cerdas, aman, dan sejahtera.

Turut hadir, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Hj. Eni Diana, S.Keb., S.K.M., Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Banyuasin, Ir. Alpian, M.M., Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Banyuasin, Ellies Tianti, para Kepala OPD lainnya atau yang mewakili, Lurah Kedondong Raye, Imam Ghozali, S.P., M.Si., dan tamu undangan lainnya.

 

Pos terkait