KOTA MALANG (JATIM),SUARAPANCASILA,ID– DPD Partai Golkar Kota Malang memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ruang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kohesi internal kader dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Konsolidasi tersebut dikemas melalui Pesta Karya Golkar yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Minggu (30/8/2026). Agenda tersebut tidak semata ditempatkan sebagai kegiatan seremonial dalam memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk membangun komunikasi, solidaritas dan kebersamaan antarkader.
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., bersama jajaran pengurus Golkar Jawa Timur. Kehadiran pimpinan tingkat provinsi tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi di wilayah Malang setelah sebelumnya menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar Kabupaten Malang.
Ali Mufthi mengatakan konsolidasi organisasi merupakan bagian penting dalam memastikan kesinambungan kerja politik Partai Golkar di seluruh tingkatan struktur.
“Sejak tadi malam saya dan teman-teman provinsi sudah berada di Malang. Tadi pagi menghadiri Rakerda Golkar Kabupaten Malang, kemudian kami bersilaturahmi ke DPD Golkar Kota Malang untuk saling memberikan semangat, saling mendukung dan mensupport apa yang sudah maupun akan kita lakukan,” ujar Ali Mufthi.
Ia menjelaskan, Partai Golkar Jawa Timur saat ini memberikan perhatian terhadap penguatan struktur organisasi secara berjenjang. Konsolidasi diarahkan tidak hanya pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga hingga kecamatan, desa dan kelurahan.
“Tahun ini adalah tahun konsolidasi partai. Mulai dari provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan, sampai desa dan kelurahan,” tegasnya.
Menurut Ali Mufthi, efektivitas konsolidasi organisasi tidak selalu harus diwujudkan melalui forum-forum formal. Aktivitas sosial dan olahraga juga dapat menjadi medium untuk membangun interaksi yang lebih egaliter di antara kader.
Karena itu, sejumlah kegiatan yang bersifat rekreatif, termasuk olahraga dan mini soccer, ditempatkan sebagai bagian dari strategi membangun suasana organisasi yang lebih dinamis. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat relasi antarkader sekaligus menjaga kesinambungan semangat dalam menjalankan fungsi organisasi.
Di sisi lain, Ali Mufthi menempatkan kinerja organisasi sebagai fondasi utama pencapaian target elektoral. Menurut dia, perolehan suara dalam pemilu merupakan konsekuensi dari kemampuan partai membangun kerja politik yang terukur dan berkelanjutan.
“Kalau kinerja partainya baik, hasil pemilu akan datang dengan sendirinya. Yang penting bekerja, menunjukkan kinerja. Kalau itu dilakukan, kita optimistis target 10 kursi bisa tercapai. Kalau Allah berkenan, tidak ada yang susah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa orientasi politik Partai Golkar Jawa Timur tidak hanya diarahkan pada artikulasi target elektoral, tetapi juga pada pembenahan kapasitas organisasi sebagai instrumen utama untuk mencapai target tersebut.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin menilai kehadiran Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur memberikan penguatan psikologis sekaligus motivasi bagi kader di tingkat kota.
Menurut Djoko, kunjungan Ali Mufthi berlangsung dalam rangkaian agenda konsolidasi di wilayah Malang. Setelah menghadiri Rakerda Partai Golkar Kabupaten Malang, Ali Mufthi kemudian berkunjung ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang yang pada saat bersamaan sedang menyelenggarakan Pesta Karya.
“Awalnya beliau memang tidak memiliki agenda kunjungan khusus ke Kota Malang. Namun setelah Rakerda di Kabupaten Malang, beliau berkenan mampir ke DPD Golkar Kota Malang. Kebetulan kami sedang menggelar Pesta Karya Golkar Kota Malang dalam rangka menyambut kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Djoko.
Ia menilai pembangunan soliditas internal merupakan salah satu prasyarat penting bagi organisasi politik untuk menjalankan agenda secara efektif.
“Beliau melihat semangat itu penting. Partai harus dijalankan dengan semangat dan suasana yang fun. Kalau kader kompak, semangat dan menikmati proses perjuangan, insya Allah target-target politik bisa tercapai,” ujarnya.
Dalam Pesta Karya tersebut, DPD Partai Golkar Kota Malang menyelenggarakan sejumlah aktivitas, antara lain senam MBG, berbagai perlombaan dan pertandingan mini soccer. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi medium interaksi informal yang mempertemukan kader dalam suasana yang lebih cair.
Dari perspektif organisasi politik, kegiatan semacam ini memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar rekreasi internal. Interaksi informal dapat menjadi ruang membangun kohesi sosial, memperkuat komunikasi horizontal, sekaligus menjaga keterhubungan antara struktur partai dan kader.
Momentum Pesta Karya Golkar Kota Malang dengan demikian memperlihatkan dua dimensi yang berjalan secara simultan. Pada satu sisi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan. Pada sisi lain, ia menjadi instrumen konsolidasi internal untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi agenda politik yang lebih panjang.
Dengan konsolidasi yang diarahkan hingga tingkat akar rumput, Partai Golkar Kota Malang mulai mempersiapkan fondasi organisasi menuju Pemilu 2029. Target politik yang dicanangkan tidak hanya bergantung pada kalkulasi elektoral, tetapi juga pada kemampuan partai menjaga soliditas kader, meningkatkan kinerja organisasi dan membangun kerja politik yang berkelanjutan.











