Nahkodai PPP Bojonegoro, Ainu Kejar Satu Kursi Tiap Dapil

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Ketua DPC PPP Bojonegoro H. Ainu Anggara, S.Si., M.M., langsung tancap gas setelah resmi memimpin partai berlambang Ka’bah itu untuk periode 2026-2031.

Di bawah kepemimpinannya, PPP Bojonegoro memasang target realistis. Setiap daerah pemilihan (dapil) ditargetkan mampu menyumbang minimal satu kursi DPRD.

Target tersebut disampaikan Ainu usai acara pendidikan politik dan ta’aruf pengurus DPC PPP Bojonegoro di kantor partai setempat, Minggu (30/8/2026).

Bacaan Lainnya

“Minimal satu fraksi saja sudah alhamdulillah. Paling tidak satu dapil satu. Kita realistis, tidak terlalu muluk-muluk,” ujar Ainu.

Menurutnya, target tersebut harus diikuti kerja nyata di lapangan. Karena itu, konsolidasi internal menjadi langkah awal untuk memperkuat mesin partai hingga ke tingkat bawah.

Ainu menegaskan pengurus tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan seremonial. Komunikasi dengan kader dan masyarakat harus dibangun secara langsung dan berkelanjutan.

“Kita tidak melulu seremonial. Lebih ke dari hati ke hati, karena tantangan ke depan ini besar,” katanya.

Ainu juga optimistis suara PPP di Bojonegoro dapat meningkat. Dari capaian sebelumnya yang masih di kisaran puluhan ribu suara, ia berharap perolehan suara ke depan bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat.

“Kita bersama-sama, insyaallah bisa,” tegasnya.

Sementara itu, Ainu memastikan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan baru telah memenuhi ketentuan minimal 30 persen. Bahkan, komposisinya disebut telah melampaui angka tersebut.

Kader perempuan dari unsur Fatayat dan Muslimat juga diberi ruang untuk terlibat dalam kepengurusan DPC PPP Bojonegoro.

Terkait struktur kepengurusan yang cukup besar, Ainu menyebut hal itu telah disesuaikan dengan ketentuan DPP PPP.

“Kita tidak bisa lepas dari SOP DPP. Kita vertikal ke atas sampai DPP,” pungkasnya.

Ainu ditetapkan sebagai Ketua DPC PPP Bojonegoro melalui SK DPP PPP tertanggal 30 Juli 2026. Ia didampingi Effendi Eko Lukasono sebagai sekretaris dan Setya Wahyuningsih sebagai bendahara.

suarapancasilaid'

Pos terkait