Plt Bupati Hendri Audiensi Ke Pertamina Patra Niaga, Usulkan Penambahan Kuota Biosolar Dan LPG 3 Kg Di Rejang Lebong

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus berupaya memastikan ketersediaan dan kecukupan energi bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG 3 kilogram.

Upaya tersebut dilakukan Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri S.STP., M.Si., melalui audiensi bersama Pertamina Patra Niaga, Jumat (2/10/2026).

Dalam audiensi tersebut, Plt Bupati didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisperindagkopUKM) Rejang Lebong Anes Rahman, S.Sos., M.Sos., serta Kepala Dinas PUPRPKP Luhur Budi Santoso, ST.

Bacaan Lainnya

Kepala DisperindagkopUKM Rejang Lebong Anes Rahman mengatakan, salah satu hal yang disampaikan kepada pihak Pertamina Patra Niaga adalah kebutuhan penambahan kuota BBM bersubsidi, khususnya jenis biosolar.

Menurutnya, saat ini kuota biosolar di Kabupaten Rejang Lebong masih terbatas. Dari sejumlah SPBU yang beroperasi di wilayah Rejang Lebong, hanya satu SPBU yang memiliki kuota biosolar, yakni SPBU PUT.

“Kami mendampingi Pak Bupati ke Pertamina Patra Niaga. Rejang Lebong mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi, terutama jenis biosolar,” kata Anes.Dalam audiensi tersebut, Plt Bupati menyampaikan harapan agar Pertamina Patra Niaga dapat memberikan dukungan melalui penambahan kuota biosolar di SPBU yang berada di Kabupaten Rejang Lebong.

Penambahan kuota tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pengguna yang membutuhkan BBM jenis biosolar untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.

Selain biosolar, Pemkab Rejang Lebong juga menyampaikan kebutuhan terhadap penambahan kuota LPG bersubsidi tabung 3 kilogram.Anes mengatakan, LPG 3 kilogram merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat sehingga ketersediaannya perlu mendapat perhatian agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha mikro.

“Untuk masalah gas LPG, kita ketahui bersama masyarakat Rejang Lebong juga sangat membutuhkan penambahan kuota gas LPG 3 kilogram. Hal itu tadi juga disampaikan Pak Bupati. Kita berencana, kalau bisa, meminta penambahan kuota LPG 3 kilogram,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan menyampaikan permohonan secara resmi kepada Pertamina Patra Niaga.Surat tersebut nantinya akan memuat usulan penambahan kuota biosolar sekaligus LPG 3 kilogram bagi Kabupaten Rejang Lebong.

Pemkab Rejang Lebong berharap usulan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di daerah.“Insyaallah nanti kita akan bersurat secara resmi ke Pertamina Patra Niaga untuk penambahan kuota gas LPG dan penambahan kuota biosolar,” pungkas Anes.

suarapancasilaid'

Pos terkait