REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak-anak di daerah ini yanghidup tanpa perhatian dan perlindungan, khususnya anak yatim piatu serta anak dari keluarga kurang mampu.
Komitmen tersebut di tunjukkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri SSTP MSi yang turun meninjau kondisi seorang anak yatim piatu diKelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, Rabu (1/7/2026).
Kunjungan itu di lakukan setelah Pemkab Rejang Lebong menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi kehidupan anak tersebut. Plt Bupati datang langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan kebutuhan anak tersebut mendapatkan perhatian pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati didampingi Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar SE MM, KetuaBaznas Rejang Lebong H. Ahmad Supani, Kepala Dinas Sosial Dr. Hambali, Himpunan Perempuan Bantu Rakyat (HPBR) serta jajaran pemerintah daerah lainnya.
Plt Bupati Hendri mengatakan, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk hadir ketika menerima laporan adanya masyarakat yang membutuhkan bantuan, terlebih menyangkut anak-anak yang kehilangan sosok orang tua.
“Hari ini kita menerima laporan dari masyarakat bahwa ada anak yatim piatu. Kita datang langsung melihat kondisinya, melihat rumahnya, dan berbicara langsung dengananak tersebut untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujar Hendri.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya menerima laporan tanpa adanya tindakan nyata. Anak-anak yang berada dalam kondisi sulit harus mendapatkan pendampingan,perlindungan, serta perhatian bersama.
“Kita tidak boleh diam. Ini tugas pemerintah untuk hadir membantu masyarakat. Mulai dari memberikan bantuan, melihat kondisi sekolahnya, hingga memastikan kebutuhananak ini ke depannya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati juga meminta Dinas Sosial melakukan pendataan lebih lanjut terkait kondisi keluarga anak tersebut, termasuk memastikan keberadaan keluarga terdekat agar penanganan yang diberikan dapat tepat sasaran.
“Tolong dicek lagi kondisi keluarganya. Jangan sampai ada anak-anak kita di Rejang Lebong yang terlantar dan tidak mendapatkan perhatian,” tegas Hendri.Selain itu, Plt Bupati meminta program anak asuh pemerintah daerah diperkuat sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu dan anak kurang mampu.
“Kabag Kesra saya minta anak ini dimasukkan dalam program anak asuh,” ujarnya. Ia menjelaskan, perhatian terhadap anak yatim piatu bukan hanya terpusat di wilayah perkotaan, namun harus menjangkau seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten RejangLebong.
“Kalau ada kejadian seperti ini, segera laporkan kepada kami. Bukan hanya di Curup, tapi seluruh kecamatan. Pemerintah akan turun ke lapangan untuk membantu danmengambil langkah penanganan,” kata Hendri.
Lebih lanjut, Pemkab Rejang Lebong juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam melakukan pengawasan sosial, mulai dari kepala desa, lurah,camat, hingga perangkat lingkungan seperti ketua RT/RW.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkab Rejang Lebong berharap berbagai persoalan sosial dapat segera diketahui dan ditangani.“Yang terpenting, jangan sampai ada anak-anak kita yang merasa sendiri dan tidak mendapatkan perhatian. Pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat,” pungkas Plt Bupati.











