PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan objek wisata, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pengelola pariwisata menjadi perhatian penting Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata Objek Wisata Milik Pemerintah dan Swasta yang digelar di Algoritma Resto, Jalan KH Mansyur, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA hingga selesai itu diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan pengelola objek wisata dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Peserta berasal dari unsur pengelola objek wisata milik pemerintah maupun swasta.
Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme para pelaku dan pengelola destinasi wisata. Peningkatan kualitas SDM dinilai penting agar pengelolaan objek wisata dapat dilakukan secara lebih baik, profesional, dan mampu menjawab tantangan perkembangan sektor pariwisata.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut atau yang mewakili menekankan pentingnya pengelolaan objek wisata secara optimal. Menurutnya, setiap objek wisata perlu terus meningkatkan kualitas pengelolaan, termasuk kapasitas SDM yang berada di dalamnya.
“Objek wisata harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Karena itu, sumber daya manusia di setiap objek wisata di Kabupaten Tanah Laut perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ia berharap peningkatan kualitas pengelolaan pariwisata dapat memberikan dampak yang lebih luas, khususnya terhadap perekonomian masyarakat di sekitar destinasi wisata.
“Harapannya, ke depan sektor pariwisata dapat terus berkembang dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang berada di sekitar objek wisata,” katanya.
Kegiatan pembinaan tersebut juga menghadirkan Iwan Fitriady, SH, MH, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Iwan menyoroti pentingnya sikap dan pelayanan dalam industri pariwisata. Menurutnya, keramahan menjadi salah satu hal mendasar yang harus dimiliki oleh setiap orang yang bekerja di sektor pariwisata.
“Orang pariwisata itu harus mudah tersenyum. Senyum sangat penting dalam dunia pariwisata,” ungkap Iwan.
Ia menjelaskan, salah satu tugas utama pemerintah daerah di bidang pariwisata adalah mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi yang ada di Kalimantan Selatan.
“Secara umum, tugas saya sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan adalah mendatangkan sebanyak-banyaknya pengunjung ke objek-objek wisata yang ada di Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Menurut Iwan, peningkatan kunjungan wisatawan harus berjalan beriringan dengan kesiapan pengelola destinasi wisata. Pelayanan yang baik, keramahan, serta kualitas SDM menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang positif bagi pengunjung.
Melalui kegiatan pembinaan ini, para pengelola objek wisata di Kabupaten Tanah Laut diharapkan memiliki pemahaman dan kapasitas yang semakin baik dalam mengelola destinasi wisata. Dengan demikian, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh pihak penyelenggara dengan ucapan, “Bismillahirrahmanirrahim, acara pembinaan SDM pariwisata secara resmi dibuka.”
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah penguatan sektor pariwisata di Kabupaten Tanah Laut, dengan menempatkan kualitas manusia sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun destinasi wisata yang profesional, ramah, berdaya saing, dan berkelanjutan.(suarapancasila.id-hayat)











