Wabup mura H.suprayitno dampingi reses anggota DPR RI Kartika sandra desi serap aspirasi di musi rawas

MUSI RAWAS – SUARA PANCASILA.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kartika Sandra Desi, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang IV Tahun 2025–2026 di Kabupaten Musi Rawas, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SPPG Sumber Harta dan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti.

Kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti beserta jajaran, Camat Sumber Harta, perwakilan BIN wilayah Musi Rawas, Kepala SPPG Dapur Lilis, mitra Yayasan Gizi Sehat, serta para kepala desa di Kecamatan Sumber Harta.

‎Dalam sambutannya, Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPR RI di tengah masyarakat. Ia menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Kartika Sandra Desi di Bumi Lan Serasan Sekentenan. Kami sangat mengapresiasi kesediaan beliau untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

‎Ia berharap melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat diperjuangkan di tingkat pusat, sehingga program-program kementerian dan lembaga dapat lebih banyak dialokasikan ke Kabupaten Musi Rawas.

‎Wakil Bupati juga mengajak seluruh tokoh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal dengan menyampaikan aspirasi secara santun dan konstruktif.

‎“Apapun yang kita diskusikan hari ini adalah demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama. Kami berharap kunjungan ini membawa keberkahan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Musi Rawas,” tambahnya.

‎Sementara itu, kegiatan reses ini menjadi wadah strategis bagi Kartika Sandra Desi dalam menyerap langsung berbagai kebutuhan dan permasalahan masyarakat, khususnya di sektor sosial, kesehatan, dan pembinaan warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

‎Melalui dialog bersama masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan aspirasi yang dihimpun dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat daerah.

 

Pos terkait