PRABUMULIH, SUARA PANCASILA.ID – Di tengah kondisi kekeringan dan kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air, Pemerintah Kota Prabumulih menggelar Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT. Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., hadir dan mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa yang berlangsung di halaman Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (31/8/2026).
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala dosa serta kesalahan, sekaligus memanjatkan doa agar segera diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan.
Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan. Melalui ibadah tersebut, umat memohon pertolongan Allah SWT agar diturunkan hujan yang cukup sehingga dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, pertanian, lingkungan, serta berbagai aktivitas kehidupan.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terlihat selama pelaksanaan Salat Istisqa. Para peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan, seraya berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan oleh Allah SWT.
Pemerintah Kota Prabumulih juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kondisi kekeringan ini sebagai momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak amal ibadah, istighfar, sedekah, serta menjaga lingkungan dan sumber-sumber air yang ada.“Semoga Allah SWT menerima doa dan ibadah kita, mengampuni segala dosa dan kesalahan kita, serta menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Prabumulih,” demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut Ketua DPRD Kota Prabumulih, unsur Polres dan Kejaksaan Negeri, Danyonzipur, Danramil, Pabung, Asisten I, Asisten II, Staf Ahli Wali Kota, Ketua DWP PKK beserta jajaran, para Kepala OPD, Camat dan Lurah, organisasi masyarakat Islam, Ketua RT/RW, tokoh agama, serta masyarakat.











