KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Dunia otomotif Malang Raya dipastikan bakal bergemuruh, Ajang balap bergengsi bertajuk Rabbanim x Sinergisitas Malang Raya Road Race Supermoto Af Championship Moreno Soeprapto resmi dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Tugu Malang, Jalan Kertanegara, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, Minggu (31/05/2026) mendatang.
Kejuaraan berskala provinsi ini menjadi seri perdana dari rangkaian event otomotif besar yang digagas sebagai simbol persatuan dan kolaborasi dunia balap di wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, event ini juga membawa misi besar mencetak pembalap muda berbakat sekaligus menekan maraknya balap liar di wilayah Malang Raya.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Malang di bawah kepemimpinan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Ali Muthohirin. Dukungan juga datang dari Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur Bambang “Captain”, KONI Kota Malang, IMI Kota Malang, IMI Kota Batu, IMI Kabupaten Malang, hingga pengurus IMI tingkat provinsi dan pusat.
Penggagas konsep “Sinergitas Malang Raya”, Junf, menjelaskan bahwa nama tersebut dipilih sebagai simbol kekuatan persatuan tiga wilayah besar di Malang Raya dalam membangun dunia otomotif yang sehat, profesional, dan berprestasi.
“Sinergitas Malang Raya ini adalah bentuk persatuan Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu untuk membangun pembalap-pembalap muda berbakat. Kami ingin menyediakan wadah resmi bagi pecinta balap agar tidak lagi turun ke jalan melakukan balap liar yang membahayakan masyarakat,” tegas Junf saat ditemui dalam persiapan kegiatan.
Menurutnya, visi utama kegiatan ini adalah menjadikan Malang Raya semakin maju, berkualitas, dan berkelas melalui olahraga otomotif yang terarah dan profesional.
“Kami ingin anak-anak muda yang punya bakat balap bisa tersalurkan di lintasan resmi dengan standar keamanan yang jelas. Dari sini kami berharap lahir pembalap hebat yang nantinya mampu mengharumkan nama Malang Raya di tingkat nasional,” tambahnya.
Pelaksanaan teknis kegiatan dipercayakan kepada Mas Afifudin dari IMI Kota Batu yang dikenal berpengalaman dalam menangani berbagai event otomotif besar di Jawa Timur. Ia bersama jajaran panitia memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang demi menghadirkan kompetisi yang aman, profesional, dan menghibur.
Menariknya, event ini tidak hanya menghadirkan pembalap muda berbakat dari berbagai daerah, namun juga akan diramaikan oleh para legenda pembalap senior kebanggaan Malang Raya yang selama ini dikenal luas di dunia balap nasional. Kehadiran mereka dipastikan menjadi magnet tersendiri bagi para pencinta otomotif.
Sebagai pembuka kemeriahan acara, panitia juga menyiapkan atraksi balap gokart yang akan memanaskan suasana sebelum race utama dimulai. Atmosfer kompetisi dipastikan semakin meriah dengan hadirnya ribuan penonton dari berbagai daerah.
Untuk penonton, panitia menetapkan tiket masuk sebesar Rp50 ribu dengan berbagai fasilitas menarik, termasuk akses ke Tenda Paddock serta bonus dua tiket masuk gratis.
Sementara itu, peserta lomba dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu yang sudah termasuk fasilitas tenda paddock, tiket masuk gratis, dan penggunaan transponder pembalap.
Tidak hanya fokus pada dunia balap, event ini juga membawa semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dari Malang Raya. Panitia menyiapkan sekitar 10 hingga 15 stand UMKM yang akan meramaikan area kegiatan sebagai bagian dari sinergi ekonomi kreatif daerah.
Panitia memastikan hadiah yang diperebutkan sangat besar dan menarik. Juara 1, 2, dan 3 di setiap kelas akan memperoleh uang tunai serta trofi bergengsi. Sedangkan untuk Juara Umum pada putaran final, panitia menyiapkan hadiah spesial bernilai fantastis yang disebut lebih besar dari sekadar uang tunai.
“Yang jelas hadiah Juara Umum nanti lebih dari uang tunai. Saat ini masih dalam proses finalisasi, namun arahnya adalah kendaraan bermotor sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi pembalap terbaik,” ungkap Junf.
Keberhasilan penyelenggaraan event ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi teknis, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Disporapar, Diskopindag, Dinas Tenaga Kerja, Dishub, Satpol PP, hingga unsur keamanan lainnya yang turut membantu pengamanan dan kelancaran acara.
Dengan semangat persatuan, dukungan pemerintah, serta persiapan matang dari seluruh elemen otomotif, kejuaraan seri pertama ini diproyeksikan menjadi tonggak baru perkembangan olahraga balap di Malang Raya.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, ajang ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik balap liar, sekaligus melahirkan generasi pembalap masa depan kebanggaan Malang Raya.
REPORTER : DONI KURNIAWAN
EDITOR : DENNY W











