Cuma Sekadar Janji, Mama Yosepha Minta Presiden Prabowo Evaluasi Manajemen PT Freeport Indonesia

MANADO – SUARAPANCASILA.ID- Tokoh perempuan Papua, Mama Yosepha, menyampaikan kekecewaannya terhadap PT Freeport Indonesia terkait janji hibah limbah besi bekas perusahaan yang hingga kini belum direalisasikan.

Menurutnya, masyarakat adat Papua telah menerima surat hibah dari perusahaan sekitar lima tahun lalu, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut nyata dari pihak perusahaan.

Mama Yosepha menilai kondisi tersebut telah menimbulkan kekecewaan besar di tengah masyarakat Papua. Ia mengatakan, selama ini rakyat Papua terus menunggu realisasi janji perusahaan yang dinilai telah banyak mengambil hasil alam di tanah Papua, tetapi belum sepenuhnya memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat adat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya, ia juga mempertanyakan komitmen pimpinan perusahaan terhadap masyarakat Papua. Menurutnya, janji yang tidak ditepati selama bertahun-tahun, telah menimbulkan tanda tanya besar terkait keseriusan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar wilayah operasional tambang.

Mama Yosepha turut meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto agar meninjau kembali persoalan yang terjadi di PT Freeport Indonesia. Ia berharap pemerintah pusat dapat melakukan evaluasi terhadap perusahaan, terutama terkait dugaan adanya permainan oknum tertentu di internal perusahaan yang menyebabkan hibah tersebut tidak kunjung direalisasikan.

“Kami sebagai rakyat Papua merasa dibohongi bertahun – tahun. Surat hibah sudah kami terima, tetapi realisasinya tidak pernah ada sampai sekarang,” ujar Mama Yosepha.

Masyarakat adat Papua berharap adanya langkah konkret dari pihak perusahaan maupun pemerintah agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan secara terbuka dan adil demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan yang beroperasi di tanah Papua.

suarapancasilaid'

Pos terkait