BARITO SELATAN (KALTENG). SUARAPANCASILA.ID- Di usia 16 tahun, Badali seharusnya menghabiskan waktunya untuk belajar dan mengejar cita-cita. Namun, kondisi berbeda harus dijalaninya. Remaja asal Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas, itu kini setia mendampingi sang ayah, Pak Sias (61), yang tengah menjalani perawatan akibat stroke di RSUD Jaraga Sasameh, Buntok.
Kisah Badali yang tetap berada di sisi ayahnya di tengah kondisi ekonomi keluarga yang sulit itu mendapat perhatian khusus dari Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M.
Melalui Camat Jenamas dan Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan, Pemerintah Daerah memberikan atensi agar Badali tidak sampai putus sekolah akibat kondisi yang tengah dihadapi keluarganya.
Bupati Barito Selatan menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas ketulusan serta bakti Badali kepada orang tuanya. Menurutnya, semangat Badali untuk tetap mendampingi ayahnya di tengah keterbatasan merupakan contoh keteladanan bagi generasi muda Barito Selatan.
“Badali adalah anak yang luar biasa. Di usia muda, dia menunjukkan tanggung jawab dan bakti yang besar kepada orang tuanya. Pemerintah Daerah tidak akan membiarkan Badali putus sekolah. Kita hadir untuk memastikan pendidikannya tetap berjalan dan kebutuhan keluarganya mendapat perhatian,” ujar Bupati Barito Selatan.
Sebagai bentuk atensi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan bersama Camat Jenamas telah ditugaskan untuk melakukan pendampingan, pendataan, serta penyaluran bantuan yang dibutuhkan keluarga Badali, baik untuk kebutuhan perawatan ayahnya maupun untuk keberlangsungan pendidikan Badali.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yang rentan putus sekolah akibat faktor ekonomi dan kondisi keluarga.











