Pelantikan FK KBIHU, Bupati Brebes Soroti Pelayanan Jemaah Lansia

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) dalam pelaksanaan pembinaan dan pendampingan ibadah. Pelayanan tidak cukup sebatas memberikan pemahaman manasik, tetapi juga harus memastikan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sesuai tuntunan.

Pesan itu disampaikan Paramitha saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPD FK KBIHU) Kabupaten Brebes masa bakti 2026–2031 di Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Kamis (5/11/2026).

Paramitha mengatakan, pengurus FK KBIHU mengemban amanah besar karena terlibat langsung dalam mendampingi perjalanan ibadah masyarakat menuju Baitullah. Kualitas pembinaan menjadi salah satu faktor penting agar jemaah memahami tata cara ibadah sekaligus siap menghadapi berbagai kondisi selama berada di Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

“Amanah ini sangat mulia. Bapak dan ibu ikut mengambil bagian dalam perjalanan ibadah seseorang menuju Baitullah. Karena itu, saya berharap FK KBIHU hadir sebagai wadah yang memperkuat kualitas pelayanan dan pembinaan jemaah,” ucapnya.

Ia meminta pembinaan manasik disampaikan dengan sabar, jelas, dan mudah dipahami. Pendekatan kepada jemaah juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing, terutama bagi mereka yang baru pertama kali berhaji, lanjut usia, maupun membutuhkan pendampingan khusus.

“Mereka berangkat membawa harapan besar. Pastikan mereka merasa aman, tenang, dan terlayani dengan baik,” tegasnya.

Menurut Paramitha, perhatian terhadap kelompok lansia tidak boleh hanya diberikan ketika jemaah berada di Tanah Suci. Persiapan dan pendampingan sejak di daerah juga perlu diperkuat agar mereka lebih memahami tahapan ibadah yang akan dijalankan.

Selain itu, Bupati meminta seluruh KBIHU menjaga komunikasi dan kekompakan. Kepentingan jemaah harus menjadi prioritas dalam setiap kegiatan pembinaan maupun pelayanan.

Pemkab Brebes, lanjut Paramitha, terbuka untuk membangun sinergi dengan FK KBIHU dan Kementerian Haji dan Umrah guna meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD FK KBIHU Kabupaten Brebes, H. Abdul Haris, MA, menyebut terdapat 18 KBIHU di Kabupaten Brebes. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Jawa Tengah dan sekaligus menunjukkan besarnya tanggung jawab dalam pembinaan calon jemaah.

“Ini adalah tanggung jawab besar, sebuah titipan yang berat. Tugas mengawal, pembinaan, dan pelayanan kepada calon jemaah haji dan umrah di Kabupaten Brebes ini adalah tugas yang mulia sekaligus menantang,” ungkap Abdul Haris.

Ia menjelaskan, FK KBIHU Brebes akan mengembangkan pembinaan melalui Trilogi Sukses Haji. Konsep itu mencakup keberhasilan pelaksanaan ritual ibadah, kesuksesan penyelenggaraan melalui pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kesehatan, serta kemaslahatan setelah jemaah kembali ke Tanah Air.

“Ketiga, sukses pasca-haji atau kemaslahatan, yakni menjaga kemabruran haji jemaah sekembalinya ke tanah air. Kami berharap pembinaan tidak berhenti setelah jemaah menyelesaikan ibadah di Tanah Suci,” jelasnya.

Kepengurusan DPD FK KBIHU Brebes periode 2026–2031 diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarkelompok bimbingan sekaligus meningkatkan pendampingan jemaah secara berkelanjutan.

suarapancasilaid'

Pos terkait