Antisipasi Kerusakan Pompa, Tugu Tirta Malang Lakukan Pemeliharaan 13 Titik SPAM, Tangki Air Gratis Disiagakan

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang melakukan pemeliharaan (maintenance) dan penggantian pompa secara bertahap di 13 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Langkah preventif tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan infrastruktur serta menjamin keberlangsungan pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, S.E., S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam menjaga kualitas dan kontinuitas distribusi air kepada masyarakat.

Menurutnya, sejumlah pompa yang beroperasi saat ini telah berusia lebih dari 10 tahun sehingga membutuhkan perawatan dan penggantian untuk mengantisipasi potensi kerusakan yang dapat mengakibatkan gangguan pelayanan secara lebih luas.“Kami memilih melakukan maintenance preventif sebelum terjadi kerusakan. Dengan jadwal yang terencana, masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan kebutuhan airnya. Kami juga menyiapkan berbagai langkah pendampingan agar dampak pekerjaan dapat diminimalkan. Prinsip kami, pantang pulang sebelum pelanggan tenang,” ujar Priyo, Rabu (4/11/2026).

Bacaan Lainnya

Pengerjaan tahap pertama dijadwalkan berlangsung di Sumur Tidar 1 pada Kamis (5/11/2026). Setiap titik SPAM diperkirakan membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 29 jam, mulai dari pengangkatan pompa lama, pemasangan pompa baru, hingga pengujian operasional.

Setelah tahapan teknis selesai, petugas akan melanjutkan proses normalisasi aliran jaringan agar distribusi air kepada pelanggan dapat kembali berjalan secara bertahap.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik, Tugu Tirta telah menyiapkan lima langkah mitigasi guna mengurangi dampak pekerjaan terhadap pelanggan di wilayah terdampak.

Pertama, melalui program Sapa Warga, perusahaan melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat di wilayah kelurahan yang terdampak pemeliharaan.

Kedua, membangun grup komunikasi bersama para Ketua RW untuk mempercepat penyampaian informasi, koordinasi, serta perkembangan pekerjaan di lapangan.

Ketiga, melakukan rekayasa jaringan dengan mengoptimalkan distribusi air dari sumber lainnya guna memperkecil cakupan wilayah yang mengalami gangguan.

Keempat, memastikan pekerjaan dilaksanakan secara tepat waktu sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditentukan.

Kelima, menyiagakan armada tangki air gratis di kelurahan maupun sejumlah titik strategis untuk membantu memenuhi kebutuhan air pelanggan selama proses pemeliharaan berlangsung.

Priyo juga mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan di wilayah terdampak, agar melakukan antisipasi dengan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.“Kami mengimbau pelanggan untuk menyiapkan cadangan air sebelum pukul 16.00 WIB pada 5 November 2026. Apabila persediaan air habis selama pekerjaan berlangsung, masyarakat tidak perlu khawatir karena kami telah menyiapkan layanan tangki air gratis,” jelasnya.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan distribusi air melalui armada tangki gratis dapat menghubungi WhatsApp di nomor 0811-3550-800.

Pemeliharaan pompa dilakukan secara bertahap mulai November 2026 hingga Januari 2027. Adapun lokasi dan jadwal pelaksanaannya sebagai berikut:

Tidar 1 – Karangbesuki, Sukun: Pompa dimatikan 5 November 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 6 November 2026.

Joyoagung 1 – Merjosari, Lowokwaru: Pompa dimatikan 16 November 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 17 November 2026.

Tidar 2 – Karangbesuki, Sukun: Pompa dimatikan 19 November 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 20 November 2026.

Joyoagung 2 – Merjosari, Lowokwaru: Pompa dimatikan 26 November 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 27 November 2026.

Tidar 4 – Karangbesuki, Sukun: Pompa dimatikan 3 Desember 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 4 Desember 2026.

Bandulan – Bandulan, Sukun: Pompa dimatikan 21 Desember 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 22 Desember 2026.

Supiturang 2 – Mulyorejo, Sukun: Pompa dimatikan 22 Desember 2026, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 23 Desember 2026.

Dieng 2 – Bandulan, Sukun: Pompa dimatikan 4 Januari 2027, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada tanggal yang sama.

Mulyorejo 2 – Mulyorejo, Sukun: Pompa dimatikan 7 Januari 2027, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 8 Januari 2027.

Bulutangkis – Tasikmadu, Lowokwaru: Pompa dimatikan 12 Januari 2027, dilanjutkan proses borehole dan normalisasi pada 13 Januari 2027.

Sementara itu, untuk tiga titik lainnya, yakni Juwet 1 dan Juwet 2 di Pisang Candi, Sukun, serta Dieng 1 di Bandulan, jadwal pelaksanaan pemeliharaan akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak Tugu Tirta.

Lebih lanjut, Tugu Tirta mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti perkembangan informasi terkait pelaksanaan pemeliharaan agar dapat melakukan persiapan secara optimal.

Untuk kebutuhan pengaduan, informasi gangguan distribusi, maupun permintaan bantuan pelayanan, pelanggan dapat mengakses WhatsApp TANIA (Tugu Tirta Asisten Informasi dan Aduan) melalui nomor 0811-7550-800.

Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan aplikasi Tugu Tirta Connect (TTC) yang tersedia di Google Play serta mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @perumdatugutirta.

Pemeliharaan 13 titik SPAM ini menjadi bagian dari upaya pembenahan infrastruktur pelayanan air minum di Kota Malang. Melalui perencanaan teknis, komunikasi terbuka, serta penyediaan layanan tangki air gratis, perusahaan berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapatkan perhatian selama proses pekerjaan berlangsung.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur bukan sekadar kegiatan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab perusahaan daerah dalam menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan kepercayaan pelanggan.

suarapancasilaid'

Pos terkait