Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026, Dorong Akses Jalan Wonokoyo

KOTA MALANG (JATIM),SUARAPANCASILA,ID- Bintaljarahdam V/Brawijaya menggelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di kawasan Juang Hamid Rusdi, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pengurukan dan penataan badan jalan yang akan dikembangkan sebagai akses tembus dari kawasan Tugu Hamid Rusdi menuju bagian belakang Terminal Hamid Rusdi. Lebih dari 50 personel TNI diterjunkan dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat setempat.

Ruas jalan yang menjadi sasaran Karya Bhakti memiliki panjang sekitar 300 hingga 400 meter. Sementara badan jalan yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 4 meter direncanakan diperlebar hingga sekitar 6 meter melalui proses pengurukan dan penataan.

Bacaan Lainnya

Selain pekerjaan jalan, personel TNI bersama warga juga melakukan pembersihan di sekitar kawasan sungai. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu menata lingkungan sekaligus mendukung kondisi kawasan agar lebih tertata.

Kabintaljarahdam V/Brawijaya Kolonel Inf Nurcahyanto melalui Kepala Seksi Pembinaan Mental dan Ideologi Kejuangan (Kasi Bintaljuang) Bintaljarahdam V/Brawijaya, Mayor Inf Arhanud Tri Jaka Ruhiyatna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Karya Bhakti Satnonkowil Kodam V/Brawijaya.

Menurutnya, Karya Bhakti Satnonkowil dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan sasaran kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program tersebut juga menjadi salah satu bentuk keterlibatan TNI dalam membantu kebutuhan masyarakat di luar kegiatan teritorial rutin.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi kelancaran aktivitas ekonomi maupun transportasi warga,” ujar Mayor Inf Arhanud Tri Jaka Ruhiyatna.

Ia menjelaskan, peningkatan akses jalan menjadi salah satu sasaran Karya Bhakti karena kondisi infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat. Dengan adanya pelebaran, akses tembus di kawasan Wonokoyo diharapkan dapat digunakan secara lebih optimal.

Dalam pelaksanaannya, prajurit TNI dan masyarakat bekerja secara gotong royong. Menurut Tri Jaka, keterlibatan warga tidak hanya membantu proses pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Selain pekerjaan fisik, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” jelasnya.

Ia berharap setelah proses pengurukan dan pelebaran selesai, akses jalan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas dari kawasan Tugu Hamid Rusdi menuju kawasan Terminal Hamid Rusdi maupun sebaliknya.

Dengan panjang pengerjaan sekitar 300 hingga 400 meter dan rencana pelebaran hingga sekitar 6 meter, peningkatan akses tersebut diharapkan dapat memberikan ruang jalan yang lebih memadai bagi masyarakat.

“Kami berharap setelah proses pengurukan dan pelebaran ini selesai, jalan tembusan tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

Karya Bhakti Satnonkowil di Wonokoyo tersebut menjadi salah satu bentuk kerja bersama antara prajurit TNI dan masyarakat dalam mendukung penataan lingkungan, peningkatan akses infrastruktur, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait