Bupati Brebes Dorong Balap Motor Jadi Wadah Prestasi, Keselamatan Tetap Diutamakan

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mendorong agar minat generasi muda terhadap olahraga otomotif disalurkan melalui kompetisi resmi yang mengedepankan prestasi, disiplin, dan keselamatan. Upaya ini dinilai penting untuk membuka ruang pembinaan pembalap muda sekaligus mengarahkan hobi balap ke kegiatan yang lebih terorganisasi.

Pesan tersebut mengemuka dalam Pertamax Turbo Kejurnas Drag Bike Region 2 – Piala Bupati Brebes di Sirkuit Non-Permanen (NP) Jalan Proklamasi, Kompleks Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Minggu (18/10/2026).

Mewakili Bupati Brebes, Wakil Bupati Wurja mengapresiasi panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan. Ia menegaskan, olahraga otomotif membutuhkan keterampilan dan konsentrasi, tetapi juga harus disertai kedisiplinan serta tanggung jawab.

Bacaan Lainnya

“Kecepatan harus diimbangi dengan disiplin dan tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan terbaik, hormati aturan, patuhi arahan petugas, dan junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap perlombaan. Prestasi olahraga tidak boleh dicapai dengan mengabaikan keamanan pembalap, penonton, maupun pihak lain yang berada di sekitar arena.

“Ingat, ada keluarga yang menunggu kalian pulang dengan sehat dan selamat. Karena itu, bertandinglah dengan semangat, tetapi jangan pernah mengabaikan keselamatan,” lanjutnya.

Kejuaraan yang menggunakan lintasan lurus sepanjang 201 meter tersebut diikuti ratusan starter dari berbagai daerah. Ajang ini mempertandingkan sejumlah kelas, mulai dari Bracket, Sport 155cc, Bebek 4T TU 200cc, Matic TU 200cc Wanita, Mix Rider, Sunmori Mix Rider, kelas Supporting, hingga kelas regional Dulongmas.

Keberagaman kelas membuka kesempatan bagi pembalap untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding. Kehadiran Macan Pantura Racing Team sebagai tim balap lokal juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi atlet otomotif Brebes.

Bagi Pemerintah Kabupaten Brebes, kompetisi resmi dapat menjadi salah satu jalur untuk membangun pembinaan olahraga otomotif sekaligus memberikan alternatif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat balap. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu mendorong lahirnya pembalap daerah yang kompetitif.

Upaya tersebut juga berkaitan dengan edukasi keselamatan berlalu lintas. Minat terhadap balap motor perlu diarahkan ke arena yang sesuai, sehingga tidak disalurkan melalui balap liar di jalan umum yang membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Komitmen terhadap ketertiban diperkuat melalui penandatanganan deklarasi dan ikrar bersama “Zero Knalpot Brong Kabupaten Brebes”. Kegiatan ini melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ikatan Motor Indonesia (IMI) Brebes, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Brebes, perwakilan komunitas motor, serta Satuan Lalu Lintas Polres Brebes.

Deklarasi tersebut menjadi ajakan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dari kebisingan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.

Selain mendorong prestasi olahraga, kejuaraan ini berpotensi menggerakkan perekonomian warga di sekitar lokasi. Kehadiran peserta dan penonton dapat membuka peluang pendapatan bagi pedagang, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia jasa setempat.

Namun, manfaat ekonomi itu perlu diimbangi dengan pengelolaan kegiatan yang tertib, mulai dari pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, keamanan penonton, hingga kesiapan penanganan keadaan darurat.

Panitia pelaksana, Miftah, berharap Pertamax Turbo Kejurnas Drag Bike Region 2 – Piala Bupati Brebes dapat memperkuat prestasi olahraga otomotif daerah dan melahirkan pembalap muda berbakat dari Brebes serta wilayah Pantura.

“Penyelenggaraan kejuaraan nasional drag bike ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi olahraga otomotif daerah sekaligus melahirkan pembalap muda berbakat asal Brebes dan wilayah Pantura untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait