TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Tanah Laut resmi memulai rangkaian pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) melalui Apel Tatingan di eks Kantor BKPSDM Kabupaten Tanah Laut, Rabu (29/07/2026).
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dan sarat makna. Pemusatan Diklat diawali dengan pembukaan gerbang secara simbolis melalui pemotongan batang tebu yang menutup pintu masuk. Selanjutnya, satu per satu Capaska memasuki area pemusatan Diklat melalui prosesi tapung tawar sebagai simbol doa, restu, dan harapan agar seluruh peserta diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberhasilan selama menjalani pendidikan dan pelatihan hingga mengemban tugas sebagai Paskibraka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tanah Laut tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Abdillah yang mewakili Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Abdillah, disampaikan apresiasi kepada seluruh Capaska yang telah berhasil melewati proses seleksi hingga terpilih sebagai putra-putri terbaik Kabupaten Tanah Laut. Keberhasilan tersebut disebut sebagai amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Pemusatan Diklat ini bertujuan membentuk kemampuan baris-berbaris sekaligus menanamkan karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta rasa cinta kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para Capaska saat mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, maupun dalam kehidupan mereka di masa mendatang.
Selama mengikuti pemusatan Diklat, para Capaska diharapkan menjalani setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih, serta mengutamakan kekompakan. Keberhasilan sebagai Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama tim yang solid.
Apresiasi juga disampaikan kepada para pelatih, pembina, dan panitia atas dedikasi dalam membimbing para calon Paskibraka. Diharapkan seluruh proses pembinaan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Melalui pemusatan Diklat ini, para Capaska diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas kehormatan sebagai pengibar bendera, tetapi juga menjadi generasi yang teguh menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan prestasi, serta mengabdi kepada bangsa dan daerah dengan penuh integritas.











