Zulkarnain Terpilih Ketum IKA UNMER Malang 2026–2031, Prioritaskan Integrasi dan Database Alumni

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA.ID — Musyawarah Nasional (Munas) dan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Merdeka (IKA UNMER) Malang 2026 menetapkan Zulkarnaen dari Fakultas Teknik sebagai Ketua Umum IKA UNMER Malang periode 2026–2031.

Zulkarnain,S.T.,terpilih melalui pemungutan suara dalam rangkaian Munas yang berlangsung di Kampus Universitas Merdeka Malang, Minggu (13/9/2026). Dari 165 peserta yang hadir dan menggunakan hak suara, ia memperoleh 94 suara dan mengungguli enam kandidat lainnya.

Ketua Organizing Committee (OC) Munas IKA UNMER Malang, Isa La Tansa, S.T., S.Pd, mengatakan proses pemilihan berlangsung secara demokratis. Dari 304 pemilih yang terdaftar, sebanyak 165 peserta hadir dalam proses pemungutan suara.

Bacaan Lainnya

“Dari sekitar 304 yang terdaftar, hadir 165 suara. Dari tujuh calon yang ada, Zulkarnain berhasil memperoleh 94 suara dan ditetapkan sebagai ketua terpilih,” ujar Gus Isa usai sidang Munas.

Selain memilih ketua umum, Munas juga membahas sejumlah agenda strategis berkaitan dengan penguatan tata kelola organisasi alumni. Salah satunya pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) baru melalui sidang komisi.

Pembahasan AD/ART berlangsung relatif singkat, sekitar 30 menit. Sebelumnya, forum Munas juga telah membentuk lima anggota Panitia Seleksi (Pansel) dan Tim 7 sebagai bagian dari mekanisme pemilihan ketua umum.

Gus Isa berharap kepengurusan baru dapat menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi alumni terhadap almamater.

“Harapan saya semoga aman, sukses, dan lancar. Ke depannya semoga semakin solid, terlebih kampus kita saat ini sudah masuk dalam jajaran kampus terbaik di Malang,” katanya.

Sementara itu, Zulkarnain menegaskan bahwa konsolidasi dan integrasi alumni akan menjadi salah satu pekerjaan awal setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua umum.

Menurutnya, IKA UNMER tidak cukup hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi. Organisasi alumni perlu membangun konektivitas yang lebih kuat antara alumni, universitas, mahasiswa, hingga dunia kerja.

“Yang paling pertama, kita harus membangun alumni itu sendiri. Kita harus terintegrasi semua, dari alumni untuk universitas, dan dari universitas untuk mahasiswa. Kita harus menyambung semua,” tegasnya.

Salah satu program jangka pendek yang menjadi prioritas adalah pembenahan dan pembukaan database alumni secara menyeluruh.

Database tersebut akan diarahkan untuk memetakan keberadaan alumni, bidang profesi, wilayah, kompetensi, serta jejaring usaha. Dengan data yang lebih tertata, komunikasi dan kolaborasi antarlulusan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Tidak hanya untuk kepentingan internal organisasi, database alumni juga diproyeksikan menjadi sarana memperkuat hubungan antara alumni dan mahasiswa aktif, khususnya dalam membuka akses terhadap dunia kerja.“Database ini penting. Kita ingin mengetahui alumni kita ada di mana, bekerja di bidang apa, dan bagaimana bisa diintegrasikan sehingga memberikan manfaat bagi universitas maupun mahasiswa,” ujarnya.

Adapun program jangka menengah dan panjang akan dirumuskan lebih terperinci melalui Rapat Kerja (Raker) setelah struktur kepengurusan IKA UNMER Malang periode 2026–2030 terbentuk.

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu menerjemahkan tema Munas, “Sinergi Lintas Generasi Menuju IKA UNMER yang Solid, Mandiri, dan Berkelanjutan”, ke dalam program nyata dengan semangat “Bersatu, Berkarya, Berdampak.”

Dengan arah tersebut, IKA UNMER Malang diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi alumni lintas generasi, tetapi berkembang sebagai jejaring profesional yang memberikan kontribusi konkret bagi almamater, mahasiswa, dunia kerja, dan masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait