MANADO-SUARAPANCASILA.ID- Pengelolaan dari PT Air Manado menjadi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wanua Wenang Manado sejak 2022, membawa sejumlah perubahan dalam tata kelola perusahaan.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Meiky Taliwuna, SE, MM, pembenahan dilakukan tidak hanya pada sisi manajemen, tetapi juga pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah kecepatan penanganan keluhan pelanggan. Ketika terjadi gangguan atau persoalan distribusi air, tim teknis diarahkan untuk segera turun ke lapangan guna memeriksa kondisi dan mencari solusi atas masalah yang dialami konsumen.
Bagi Betsy Kaunang, salah satu karyawan PDAM Wanua Wenang, perhatian terhadap pelayanan tersebut menjadi bagian penting dalam budaya kerja perusahaan.
“Dengan cepat, tim teknis langsung turun untuk memeriksa keadaan yang terjadi pada konsumen. Di dalam kantor juga sudah tertata dengan baik. Gaji berjalan dengan baik dan setiap tanggal 25 kami karyawan sudah menerima gaji,” ujar Betsy.
Menurutnya, perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan karyawan turut mendorong semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami merasa bangga dan senang terhadap Pak Direktur Utama yang selalu memperhatikan karyawan. Setiap kali rapat, Pak Direktur Utama selalu menyampaikan agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kalau ada pekerjaan, jangan ditunda,” katanya.
Pesan tersebut, lanjut Betsy, menjadi dorongan bagi jajaran karyawan untuk bekerja lebih cepat dan responsif ketika menerima laporan dari pelanggan.
Pelayanan Air Dinilai Semakin Lancar
Perubahan juga dirasakan masyarakat sebagai pengguna layanan PDAM. Sejumlah pelanggan menilai pelayanan distribusi air di Kota Manado saat ini mengalami perkembangan dibandingkan sebelumnya.
Handri Menebang, warga Kelurahan Mahakeret Barat, mengatakan distribusi air yang sebelumnya kerap mengalami kendala kini dinilai lebih lancar.
“Sekarang air sudah berjalan dengan baik. Dahulu agak sulit dan tidak berjalan setiap hari, tetapi sekarang air sudah lebih lancar,” ujar Handri.
Selain pembenahan distribusi, PDAM Wanua Wenang juga mulai memperkuat akses pengaduan pelanggan melalui layanan Call PDAM.
Layanan tersebut memudahkan konsumen menyampaikan keluhan ketika mengalami gangguan air. Dengan adanya saluran pengaduan, pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan respons dari pihak perusahaan.
Bagi PDAM Wanua Wenang, pembenahan manajemen dan pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat. Ke depan, perusahaan dituntut tidak hanya memastikan air mengalir, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang cepat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Kepemimpinan Meiky Taliwuna pun menjadi salah satu faktor yang diharapkan mampu menjaga ritme perubahan tersebut, dengan menempatkan kepuasan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama perusahaan daerah air minum di Kota Manado. Penulis: Demas











