Dinpora Bojonegoro Bekali 60 Wirausaha Muda Kuasai Promosi Digital Lewat Workshop Produksi Video Ponsel

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kapasitas wirausaha muda agar mampu bersaing di era digital. Salah satunya melalui Workshop Upscale Video Produk bertema “Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu” yang digelar di Ruang Angling Dharma, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 60 wirausaha muda berusia 16 hingga 30 tahun. Mereka mendapatkan pelatihan membuat video promosi produk hanya dengan memanfaatkan telepon genggam sebagai media produksi.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, mengatakan kemampuan membuat konten digital kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha. Menurutnya, promosi yang menarik dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Bacaan Lainnya

“Produk yang sebelumnya kurang dikenal dapat tampil lebih menarik melalui teknik pengambilan gambar dan penyuntingan yang tepat. Hal ini akan meningkatkan nilai jual sekaligus kepercayaan konsumen,” ujar Arif.

Ia menambahkan, peningkatan kemampuan pemasaran digital di kalangan pemuda diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha yang lebih kompetitif, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Bojonegoro.

Selain pelatihan, Dinpora juga menghadirkan layanan pendampingan legalitas usaha agar para pelaku UMKM muda semakin mudah mengembangkan bisnisnya. Ke depan, Dinpora juga akan menggelar program bootcamp sebagai lanjutan pembinaan wirausaha muda.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, menjelaskan workshop tersebut merupakan agenda tahunan dalam program pengembangan kewirausahaan pemuda. Menariknya, pembawa acara dalam kegiatan itu merupakan alumni Bootcamp Wirausaha Muda 2025 yang kini telah berkembang menjadi pelaku usaha kreatif.

Menurut Flora, pelatihan dirancang agar peserta mampu menghasilkan konten promosi yang efektif menggunakan perangkat yang sudah dimiliki, tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk produksi.

“Peserta tidak hanya belajar teknik merekam dan mengedit video, tetapi juga strategi menyusun konten promosi yang mampu menarik perhatian calon pembeli dan meningkatkan penjualan,” jelasnya.

Workshop menghadirkan filmmaker Aji Kusuma Admaja sebagai narasumber yang membagikan teknik dasar hingga strategi produksi video promosi berbasis ponsel.

Dalam kegiatan ini, Dinpora juga menggandeng Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro untuk membuka layanan legalitas usaha secara gratis.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh bekal keterampilan digital sekaligus pendampingan administrasi usaha sehingga bisnis yang dijalankan memiliki dasar hukum yang lebih kuat dan peluang berkembang lebih besar.

suarapancasilaid'

Pos terkait