BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Kanya Nadhifa Almaira Ika menyabet juara pertama lomba mewarnai bertema seni tradisional Sandur dalam Festival Sandur 2026 di Kabupaten Bojonegoro. Karyanya meraih nilai tertinggi, yakni 280 poin, mengungguli puluhan peserta lainnya.
Berdasarkan daftar resmi pemenang, posisi kedua diraih Zida Qonita Almahirah dengan nilai 269, sedangkan juara ketiga diraih Davianandra Khaled Akhtar dengan nilai 262.
Adapun juara harapan pertama diraih Arsenio Rafandra Haryudha dengan nilai 256, juara harapan kedua Izzatuz Syifa Althafunnisa dengan nilai 247, dan juara harapan ketiga Aisyah Aulia Azzahra dengan nilai 235.
Panitia juga memberikan apresiasi Karya Favorit kepada empat peserta, yakni Raisya Khaira Nadhifa, Kirana Lily Syalmira, Agninda Kimura Bilqis, dan Retty Suka Deya.
Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yaitu Deti Sekar Sukowati, Hendro Lukito, dan Toni Ariadi, Sabtu (24/10/2026).
Lomba yang berlangsung di Alun-alun Bojonegoro ini diikuti 70 anak TK/RA se-Kabupaten Bojonegoro. Para peserta menuangkan imajinasi dan kreativitas mereka melalui warna dengan mengangkat Sandur, kesenian tradisional khas Bojonegoro, sebagai tema utama.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi kreativitas anak, tetapi juga sarana mengenalkan budaya lokal sejak usia dini. Melalui karya mewarnai, anak-anak diajak mengenal kesenian Sandur agar tetap dikenal dan lestari di tengah perkembangan zaman.
Lomba mewarnai tersebut menjadi bagian dari Festival Sandur 2026 yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan budaya di Kabupaten Bojonegoro.











