SAWAHLUNTO(SUMBAR)SUARA PANCASILA ID-Gemuruh lagu “Indonesia Raya” dan dentuman genderang mengawali peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81 di Kota Sawahlunto, Senin 17/8/2026. Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Ombilin untuk mengikuti upacara tingkat kota.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan mengenakan pakaian adat Minangkabau lengkap, beliau memimpin jalannya upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB.
Detik-detik paling khidmat terjadi saat 67 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Sawahlunto bergerak maju. Pasukan yang terdiri dari pelajar-pelajar terbaik SMA/SMK/MA se-Kota Sawahlunto ini melangkah tegap mengiringi Sang Saka Merah Putih.
Mereka adalah generasi yang sepekan lalu telah dikukuhkan di Saka Ombilin Heritage Hotel. Kali ini, dalam barisan pengibar juga tergabung personel TNI dari Kodim 0310/SSD dan Polri dari Polres Sawahlunto.
Di bawah langit biru Kota Arang, bendera Merah Putih berhasil dikibarkan sempurna. Momen tersebut disambut haru dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta upacara.
Upacara ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kota Sawahlunto, para kepala OPD, camat, lurah, tokoh masyarakat, ASN, pelajar, serta masyarakat umum.
Dalam amanatnya, Wali Kota Riyanda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan kolaborasi.
“Kemerdekaan ini adalah warisan para pahlawan. Tugas kita hari ini adalah meneruskannya dengan prestasi, inovasi, dan semangat gotong royong. Mari kita bangun Sawahlunto yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera,” tegas Riyanda.
Usai prosesi penaikan bendera, acara dilanjutkan dengan dua agenda simbolis. Pertama, penyerahan remisi HUT RI kepada narapidana yang memenuhi syarat di Lapas Kelas IIB Sawahlunto.
Kedua, penyerahan dividen dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan dari Bank Nagari kepada Pemerintah Kota Sawahlunto. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Arang.
Rangkaian upacara ditutup dengan defile pasukan dan penampilan atraksi dari pelajar. Semangat kemerdekaan terasa begitu hidup di sepanjang Lapangan Ombilin pagi itu.











