Grebeg Desa Sumberrejo, Prof Zainuddin Tegaskan Gotong Royong Kekuatan Desa

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Ribuan warga memeriahkan Grebeg Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (30/8/2026). Kegiatan berlangsung semarak dengan rangkaian jalan santai, senam bersama hingga festival makan gratis.

Penasehat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Prof. Zainuddin Maliki, yang juga pernah menjadi Anggota DPR RI Fraksi PAN periode 2019–2024, hadir dan mengapresiasi antusiasme masyarakat.

Menurut Zainuddin, Grebeg Desa bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa.

Bacaan Lainnya

“Modal terbesar pembangunan desa bukan hanya dana desa atau infrastruktur. Modal terbesar desa adalah kepercayaan, gotong royong, solidaritas, dan kemauan masyarakat untuk maju bersama,” ujarnya.

Ia menilai festival makan gratis dalam rangkaian Grebeg Desa Sumberrejo memiliki makna sosial yang kuat. Tradisi berbagi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dan solidaritas masih tumbuh di tengah masyarakat.

Zainuddin mengingatkan agar perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi tidak membuat masyarakat desa kehilangan nilai sosial maupun akar budaya.

“Jangan sampai kita maju secara teknologi, tetapi mundur dalam kehidupan sosial. Jangan sampai ekonomi tumbuh, tetapi solidaritas justru hilang. Desa harus maju tanpa kehilangan akar budayanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zainuddin menyebut desa memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Berbagai potensi yang ada perlu dikembangkan secara bersama, mulai dari BUM Desa, koperasi, UMKM, kelompok tani, peternak, perempuan hingga generasi muda.

Menurutnya, pembangunan desa harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar objek pembangunan.

“Desa yang maju bukan hanya desa yang jalannya mulus atau gedungnya bagus. Desa maju adalah desa yang masyarakatnya sehat, ekonominya bergerak, lingkungannya terjaga, dan warganya tetap guyub,” katanya.

Ia berharap semangat kebersamaan dalam Grebeg Desa Sumberrejo tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Gotong royong harus terus dirawat dan dikembangkan menjadi energi kolektif untuk membangun desa yang mandiri dan berdaya.

” Kalau masyarakatnya rukun, pemudanya aktif, kaum perempuannya berdaya, pemerintah desanya dipercaya, dan seluruh warga memiliki semangat untuk maju bersama, maka tidak ada alasan desa tidak bisa menjadi kuat dan mandiri,” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait