Hari Anak Nasional ke-42, Pemkab. Muara Enim Tegaskan Komitmen Lindungi dan Penuhi Hak Generasi Muda.

MUARA ENIM, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen penuh dalam melindungi dan memenuhi hak para generasi muda melalui kebijakan dan program yang berpihak kepada anak. Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Muara Enim, Rabu (02/09) di Balai Agung Serasan Sekundang Muara Enim.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPPPA Kab. Muara Enim ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan di Bumi Serasan Sekundang akan pentingnya bagi anak untuk tumbuh di lingkungan yang aman, sehat dan penuh kasih sayang.

Dalam Acara yang juga dihadiri Sekretaris DPPPA Prov. Sumsel, Indra Surya, S.E., M.M., Unsur Forkopimda dan anak-anak, PAUD, SD/MI, SMP dan SMA se-Kabupaten Muara Enim tersebut, Plt. Bupati didampingi Ka DPPPA, H. Husin Aswadi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Kabupaten Muara Enim konsisten memenuhi dan melindungi hak anak yang dibuktikan dengan telah diraihnya Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Nindya sejak tahun 2023 dari Kemen PPPA RI.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam memenuhi ruang ramah anak, Pemkab. Muara Enim berkolaborasi dengan PTBA berhasil membangun Taman RBH Berangau Park Tanjung Enim yang juga meraih Anugerah Ruang Bermain Anak (RBRA) 2026 dengan predikat RBRA Utama dari Kemen PPPA RI.

Lebih lanjut, Plt. Bupati berharap semakin banyak dunia usaha lainnya yang ikut berkontribusi dalam upaya memenuhi dan melindungi hak anak di Kabupaten Muara Enim. Sementara itu, Kepala DPPPA, menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Anak Nasional ke-42, DPPPA telah menggelar berbagai kegiatan seperti lomba bercerita, menggambar dan vidio singkat yang diikuti peserta dari tingkat PAUD hingga SMA.

Dijelaskannya pula dalam memenuhi dan melindungi hak anak, Pemkab. Muara Enim juga telah melaksanakan berbagai program diantaranya Sekolah Pengantin Anyar (SetiA), Seragam Sekolah Gratis, hingga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak-anak yang putus sekolah.

suarapancasilaid'

Pos terkait