REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih yang direncanakan berlangsung selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 November 2026.
Rapat lanjutan sekaligus finalisasi persiapan kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Pat Petulai, Selasa (1/9/2026), dan dipimpin langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri SSTP MSi.
Rapat turut dihadiri Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekda Iwan Sumantri SE MM, Asisten I Bobby Harpa Santana SSTP MSi, Asisten II Titin Verayensih SKM MKM, Asisten III Elva Mardiana SIP MM, sejumlah anggota DPRD serta kepala OPD terkait.
Dalam arahannya, Plt Bupati Hendri mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari finalisasi sekaligus pematangan seluruh rangkaian kegiatan. Mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat, seluruh OPD pengampu diminta mulai fokus mempersiapkan tugas masing-masing.
“Hari ini kita rapat finalisasi terkait rencana acara Gebyar Semarak Merah Putih yang insyaallah akan dilaksanakan tanggal 1 sampai 10 November 2026. Sebelumnya kita sudah melakukan beberapa kali rapat, dan hari ini kita finalisasi serta matangkan kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Hendri.
Ia menegaskan, dengan waktu persiapan sekitar dua bulan, setiap OPD terkait harus bekerja secara serius, inovatif dan bertanggung jawab agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.“Kita harap kepada seluruh OPD terkait, OPD pengampu, untuk fokus, berinovasi dan bertanggung jawab terhadap rencana kegiatan ini,” tegasnya.
Hendri menjelaskan, Gebyar Semarak Merah Putih akan diisi dengan beragam kegiatan yang berlangsung setiap hari selama 10 hari. Sejumlah agenda yang tengah dipersiapkan antara lain lari 5K atau 10K, fun walk atau fun run, pertunjukan sound horeg, kuda kepang sebagai bagian dari seni dan budaya daerah, trail adventure, road race, drumband hingga turnamen mini soccer tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Menurutnya, keberagaman kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih di Kabupaten Rejang Lebong.
Lebih dari sekadar hiburan dan perayaan, Pemkab Rejang Lebong menargetkan kegiatan tersebut mampu memberikan multiplier effect atau dampak berganda bagi perekonomian daerah.
“Kita berharap hadirnya Gebyar Semarak Merah Putih ini mendapat multiplier effect. Salah satunya UMKM hidup, hotel bisa penuh, kemudian UMKM ramai dan PAD masuk ke Kabupaten Rejang Lebong,” jelasnya.
Hendri bahkan optimistis kegiatan tersebut dapat mendatangkan sekitar 5.000 hingga 10.000 pengunjung setiap harinya. Jika target tersebut tercapai selama 10 hari pelaksanaan, maka jumlah kunjungan diproyeksikan dapat mencapai sekitar 100 ribu orang.
“Kalaulah 10 hari itu bisa 100.000 pengunjung, kalau satu orang saja berbelanja di Kabupaten Rejang Lebong Rp100 ribu, artinya ada sekitar Rp10 miliar uang yang bisa berputar di Kabupaten Rejang Lebong. PAD tentu dapat, dari perhotelan, UMKM, parkir, restoran dan sebagainya,” ungkapnya.
Untuk itu, Plt Bupati meminta dukungan seluruh masyarakat Rejang Lebong agar pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.
“Mohon doanya dan dukungannya sehingga persiapan kurang lebih dua bulan ini benar-benar matang. Acaranya dapat dilaksanakan dengan baik, ramai, sukses dan multiplier effect-nya benar-benar dapat dirasakan di Kabupaten Rejang Lebong,” pungkasnya.











