BANYUASIN, SUARA PANCASILA.ID – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH MH menghadiri kegiatan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama, yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Qodiri Banyuasin (NQB), Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Kamis (25/7/2026).
Peringatan Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram 1448 H menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat nilai kepedulian, dan berbagi kebahagiaan, khususnya kepada anak-anak yatim.
Hal tersebut disampaikan, Bupati Banyuasin saat menyampaikan sambutannya, menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki makna besar dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat, mengingat saat ini Ponpes NQB yang masih dalam progres pembangunan ini agar bisa segera rampung, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan baik dalam syiar agama Islam.
“Momentum Hari Asyura ini mari kita jadikan sebagai pengingat untuk terus meningkatkan rasa syukur, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap kegiatan keagamaan dan sosial, sekaligus dengan hadirnya Ponpes seperti ini juga merupakan sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Banyuasin yang religius, peduli, dan penuh kebersamaan. Dan sebagai wujud cita-citanya bersama keluarga, untuk membuat tempat para anak-anak yang ingin menimba ilmu agama namun memiliki keterbatasan kemampuan finansial.
”Di momentum yang baik ini kami mohon doa proses pembangunan Ponpes segera rampung sehingga bisa dimanfaatkan nanti bagi masyarakat Banyuasin untuk mondok dan belajar agama Islam disini, dan semua fasilitas Pondok akan disiapkan, dan tidak dipungut biaya untuk anak yatim piatu, maupun masyarakat yang tidak mampu,” ujar orang nomor 1 di Bumi Sedulang Setudung yang juga merupakan Pendiri Ponpes NQB ini.
Diketahui, Acara tersebut turut diisi dengan Yasinan, doa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim, maupun masyarakat yang hadir, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan dalam menyambut keberkahan bulan Muharram, yang di isi dengan Penceramah Kondang dari Kediri Jawa Timur Ahmad Guntur (Gus Gendeng)
Turut Hadir, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Syarif Hidayatullah AP, SH, Kepala Kantor Kemenag Banyuasin Dr. Muhammad Badrut Tammam, M.Si, Kepala Kantor Haji dan Umroh Banyuasin H. Ganda Riawan, M.Si, Anggota DPRD Banyuasin, Fahmiwati, SKM, Assisten I Setda Banyuasin, Assisten II Setda Banyuasin Ir. Alfian MM, Assisten III Setda Banyuasin Ir. Zakirin, SP., MM., CGCAE, Staff Ahli Bupati Banyuasin, Dr. H. Salni Fajar, S.Ag MH.i, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Hj Ida Bahagia, SH MM, Plt. Kepala Dinas PMD, Meri Hasan, S.E M.Si, Kepala Inspektorat Banyuasin, Drs. Alamsyah Rianda, M.Si, Plt Kepala Dinas Perikanan Banyuasin, Rina Kurniaty, SE, Kepala DKP Banyuasin, Masita Liana, SP, Plt. Kepala Disdukcapil Banyuasin, H. Sultan Alrasyid, S.IP M.Si, Forum Camat se-Banyuasin, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat se-Banyuasin.











