Ketua TP-PKK Banyuasin Dukung Putra Putri Wisata Indonesia 2026 Perwakilan Sumsel

BANYUASIN, SUARA PANCASILA.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, menerima audiensi Putra Putri Wisata Indonesia 2026 perwakilan Sumatera Selatan, Putri Aulia Ramadhani, sekaligus memimpin rapat rutin TP-PKK Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Selasa (11/8) dan turut dihadiri oleh jajaran Kepala OPD serta jajaran anggota TP-PKK Banyuasin.

Audiensi ini menjadi momentum bagi TP-PKK Kabupaten Banyuasin untuk memberikan dukungan kepada Putri Aulia Ramadhani dan Muhammad Ridho yang merupakan putra-putri terbaik Banyuasin dan dipercaya mewakili Provinsi Sumatera Selatan dalam ajang Putra Putri Wisata Indonesia 2026 yang akan digelar pada akhir Agustus nantinya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Nabila Askolani Putri menyampaikan apresiasi atas prestasi dan kepercayaan yang telah diberikan kepada keduanya. Ia berharap keikutsertaan mereka dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, UMKM, serta kearifan lokal Kabupaten Banyuasin ke tingkat yang lebih luas.

“Kami tentu sangat bangga dan memberikan dukungan kepada Putri Aulia dan Muhammad Ridho sebagai putra-putri terbaik Banyuasin yang membawa nama Sumatera Selatan. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, UMKM, dan kearifan lokal Banyuasin. Tetap rendah hati, terus belajar, dan berikan yang terbaik,” ujar Nabila.

Selain audiensi, rapat rutin TP-PKK Kabupaten Banyuasin juga membahas persiapan serta evaluasi pelaksanaan gerakan TP-PKK yang telah berjalan di 21 kecamatan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan berbagai program dan kegiatan TP-PKK dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Nabila menegaskan, TP-PKK memiliki peran penting dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan masyarakat, khususnya melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga.

suarapancasilaid'

Pos terkait