Hj. Wiwi Zazuli Ajak Organisasi Wanita Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut, Hj. Wiwi Zazuli, memimpin pertemuan rutin GOW yang digelar di Aula Kediaman Wakil Bupati Tanah Laut di Pelaihari, Selasa (09/06/2026), dengan dihadiri pengurus dan anggota organisasi wanita dari berbagai unsur di daerah.

Dalam sambutannya, Wiwi Zazuli menegaskan bahwa pertemuan rutin tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Pada pertemuan kali ini, GOW mengangkat tema kesetaraan gender. Menurutnya, kesetaraan gender bukan berarti menyamakan laki-laki dan perempuan secara mutlak, melainkan memberikan kesempatan yang adil bagi setiap individu untuk berkembang, berkontribusi, dan memperoleh hak yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.

Bacaan Lainnya

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, tetapi juga sebagai agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh anggota GOW untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta memperkuat solidaritas antarorganisasi wanita. Melalui kolaborasi yang baik, perempuan diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, adil, dan bebas dari diskriminasi.

Hj. Wiwi Zazuli juga berharap pertemuan tersebut dapat melahirkan ide-ide inovatif dan langkah-langkah konkret dalam mewujudkan kesetaraan gender di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, GOW Kabupaten Tanah Laut turut menyambut empat organisasi baru yang bergabung sebagai bagian dari keluarga besar GOW, yakni Tani Merdeka Indonesia, PPLIPI Tanah Laut, Perwati Tanah Laut, dan Organisasi Perempuan Bangsa Tanah Laut. Masing-masing organisasi diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri kepada seluruh peserta yang hadir.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga mengikuti seminar bertema kesetaraan gender yang disampaikan oleh psikolog klinis Anisafitri Nurani dari Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dalam paparannya, Anisafitri menjelaskan bahwa kesetaraan gender perlu dipahami secara utuh, tidak hanya sebagai perjuangan memperoleh hak yang sama, tetapi juga sebagai upaya menciptakan kesempatan yang adil bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi sesuai kapasitasnya.

Ia menilai keberadaan GOW merupakan bukti nyata semakin aktifnya perempuan dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat. Menurutnya, perempuan saat ini memiliki ruang yang semakin luas untuk berorganisasi, menyampaikan gagasan, serta mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.

“Di kegiatan ini saya melihat ibu-ibu tergabung dalam berbagai organisasi dan berperan aktif di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi,” katanya.

Ia juga mengajak peserta untuk melihat penerapan kesetaraan gender dari lingkup yang paling dekat, yakni keluarga. Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai keadilan, saling menghargai, dan pembagian peran yang seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Melalui pemahaman tersebut, ia berharap perempuan dapat semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri, sekaligus tetap berperan sebagai penggerak utama dalam membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis.

Dengan bergabungnya organisasi-organisasi baru serta adanya penguatan wawasan melalui seminar, GOW Tanah Laut diharapkan semakin solid dalam menghimpun potensi perempuan dan memperluas jejaring kerja sama guna mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat.

suarapancasilaid'

Pos terkait