KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID-Semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Bersih Desa Sumbersekar Culture Carnival 2026 yang digelar di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan budaya tahunan tersebut diikuti seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, lembaga pendidikan, tokoh adat, hingga warga dari seluruh wilayah desa.
Sebanyak 33 Rukun Tetangga (RT) ambil bagian tanpa ada yang absen. Masing-masing peserta menampilkan kreativitas melalui kostum budaya, kendaraan hias, tarian kolosal, hingga berbagai atraksi seni yang menjadi daya tarik ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval.
Selain menyuguhkan parade budaya, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga hasil usaha warga. Kehadiran lapak UMKM menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama berlangsungnya rangkaian Bersih Desa.
Kepala Desa Sumbersekar, Ririn Catur Kurniasasi, S.Pd., mengatakan perhelatan budaya ini menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas keberkahan yang diberikan kepada desa.
“Hari ini semua bersama melaksanakan agenda desa, mendoakan desa, mendoakan warga, tanah, bumi, dan udara agar selalu diberikan berkah dan barokah. Alhamdulillah seluruh warga guyub, rukun, dan pelaksanaan pawai budaya diikuti oleh 33 RT. Semua ikut, tidak ada yang absen,” ujar Ririn dalam sambutannya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Culture Carnival tidak lepas dari kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan selama berhari-hari demi memberikan hiburan sekaligus menjaga kelestarian budaya desa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja siang dan malam untuk menyukseskan acara ini. Semoga semuanya selalu diberi kesehatan dan semangat. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa untuk Desa Sumbersekar,” katanya.
Ririn berharap seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pawai budaya dan hiburan Sound Horeg yang digelar pada malam harinya, dapat berlangsung aman, tertib, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga semuanya aman, terkendali, lancar, guyub, rukun, rahayu, selamat, dan penuh berkah. Mari terus bergandeng tangan membangun Desa Sumbersekar,” tuturnya.
Berdasarkan rute yang telah ditetapkan panitia, peserta karnaval memulai perjalanan dari SDN Sumbersekar 02 di Dusun Banjartengah, kemudian melintasi Jalan Raya Sumbersekar hingga berakhir di kawasan Dusun Krajan. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang disambut antusias masyarakat.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia bersama aparat keamanan menerapkan rekayasa lalu lintas dan penutupan sementara sejumlah ruas jalan. Penutupan dimulai sejak Jumat (24/7/2026) pukul 23.00 WIB sebagai persiapan kegiatan, kemudian dilanjutkan pada Sabtu hingga Minggu (25–26/7/2026) mulai pukul 06.00 WIB hingga 03.00 WIB.
Selama pelaksanaan karnaval, arus kendaraan, termasuk layanan Trans Jatim, dialihkan menuju jalur alternatif yang telah disiapkan oleh panitia bersama petugas di lapangan. Pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan peserta, kelancaran arus lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat yang menyaksikan rangkaian Bersih Desa Sumbersekar Culture Carnival 2026.
Melalui kolaborasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan semangat gotong royong masyarakat, kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Kecamatan Dau yang tidak hanya menjaga tradisi bersih desa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal dan memperkuat kebersamaan warga dalam membangun Desa Sumbersekar.











