TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Istighosah Akbar dan doa bersama di Desa Sungai Jelai menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, memanjatkan doa bagi keselamatan daerah, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Sabtu (29/08/2026) malam tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut HM Muhammad Zazuli, jajaran Forkopimcam Tambang Ulang, para Kepala Desa, para alim ulama, habaib, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut HM Muhammad Zazuli menyampaikan bahwa istighosah bukan sekadar menjadi kegiatan berkumpul, tetapi momentum untuk menundukkan hati, mengangkat doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar desa, daerah dan negeri senantiasa diberikan keselamatan serta keberkahan.
Menurutnya, ikhtiar merupakan kewajiban manusia dalam menjalani kehidupan. Namun, sekuat apa pun usaha yang dilakukan, manusia tetap membutuhkan pertolongan Allah SWT. Karena itu, doa bersama menjadi pengingat pentingnya menyertai setiap ikhtiar dengan memohon petunjuk dan pertolongan-Nya.
Wakil Bupati juga menilai kebersamaan dalam majelis istighosah dapat memperkuat ikatan masyarakat melalui sikap saling mendoakan, menjaga dan menguatkan satu sama lain.Ia berharap doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut membawa ketenangan bagi hati, keberkahan bagi keluarga, serta keselamatan dan kemajuan bagi Desa Sungai Jelai dan Kabupaten Tanah Laut.
Masyarakat juga diajak tidak berhenti pada doa, tetapi menjadikannya sebagai tekad untuk pulang dengan hati yang lebih baik dan menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi sesama.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Jelai, Joko menyampaikan kegiatan tersebut terlaksana atas dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, serta melibatkan Karang Taruna dan masyarakat dalam pelaksanaannya.
Istighosah Akbar dipimpin Habib Mustafa bin Umar Alaydrus, yang sekaligus memberikan tausiyah kepada jamaah. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa dan daerah.
Melalui doa dan ikhtiar bersama, masyarakat diharapkan semakin memperkuat persatuan, kepedulian dan semangat gotong royong dalam mewujudkan Tanah Laut Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.











