Jembatan Serayu Ditutup Total 45 Hari, Ribuan Pengguna Jalan Harus Putar Arah hingga Akhir Juli

PURWOKERTO (JATENG) SUARAPANCASILA.ID – Akses utama penghubung Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kalibagor resmi terputus sementara. Jembatan Serayu ditutup total mulai Senin (15/6/2026) hingga 30 Juli 2026 untuk menjalani rehabilitasi besar pada lantai dan struktur jembatan.

Penutupan yang berlangsung selama sekitar 45 hari tersebut diperkirakan akan berdampak pada ribuan pengguna jalan setiap harinya, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai akses utama.

Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif guna meminimalkan kemacetan selama proses pekerjaan berlangsung.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Banyumas, Mufti Hakim, mengatakan bahwa penutupan total dilakukan setelah melalui tahapan kajian dan uji coba rekayasa lalu lintas.

“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam persiapan perbaikan. Selain untuk melihat dampaknya terhadap arus kendaraan, kami juga ingin memastikan skema pengalihan dapat berjalan efektif saat penutupan total diberlakukan,” kata Mufti.

Sebelum penutupan resmi diterapkan, Dishub Banyumas telah melaksanakan simulasi pengalihan arus dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–11.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB.

Jalur Alternatif untuk Pengguna Jalan

Selama masa rehabilitasi, kendaraan besar dan bus diarahkan melalui jalur Simpang Empat Buntu–Rawalo–Purwokerto. Alternatif lainnya dapat melalui Simpang Klampok–Purbalingga–Purwokerto.

Adapun kendaraan kecil dan sepeda motor dapat menggunakan jalur Banyumas–Mandirancan–Patikraja–Purwokerto. Pengguna jalan juga dapat memanfaatkan Jembatan Pegalongan sebagai pilihan rute alternatif.

Pemerintah meminta masyarakat untuk memperhatikan rambu-rambu pengalihan yang telah dipasang di sejumlah titik guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Trans Banyumas Sesuaikan Operasional,Dampak penutupan tidak hanya dirasakan pengguna kendaraan pribadi. Layanan Bus Trans Banyumas rute Terminal Bulupitu–Kejawar juga melakukan penyesuaian sementara.

Selama pekerjaan berlangsung, armada hanya melayani perjalanan hingga Pasar Kalisada, Kaliori, sebelum kembali menuju Purwokerto. Penyesuaian dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional dan menghindari titik penutupan jembatan.Warga Diminta Antisipasi Waktu Tempuh

Pemerintah Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat agar mengatur ulang jadwal perjalanan, terutama pada jam-jam sibuk. Pengguna jalan diperkirakan membutuhkan waktu tempuh lebih lama dibandingkan hari-hari biasa karena meningkatnya volume kendaraan di jalur alternatif.

Meski menimbulkan ketidaknyamanan sementara, rehabilitasi Jembatan Serayu dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan memperpanjang usia layanan salah satu infrastruktur vital di Kabupaten Banyumas tersebut.

Dengan selesainya pekerjaan pada akhir Juli mendatang, masyarakat diharapkan dapat kembali menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar di jalur penghubung Banyumas–Kalibagor.

suarapancasilaid'

Pos terkait