Kapolri Baru Diharapkan Perkuat Pengawasan Barang Subsidi, YLKI Lahat Raya: Pastikan Pertalite, Solar, LPG dan Pupuk Tepat Sasaran

LAHAT —SUARAPANCASILA.ID- Menjelang akhir tahun, YLKI Lahat Raya mengingatkan pentingnya pengawasan maksimal terhadap distribusi barang subsidi. Siklus tahunan yang kerap diwarnai meningkatnya kebutuhan masyarakat berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan barang dan memicu panic buying.

Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, SH, berharap Kapolri yang baru dapat memperkuat pengawasan terhadap distribusi BBM Pertalite, solar, LPG subsidi dan pupuk subsidi, sehingga benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Jangan menunggu masyarakat panik baru dilakukan pengawasan. Negara harus hadir lebih awal. Yang kami harapkan adalah pengawasan dari hulu sampai hilir agar barang subsidi benar-benar tepat sasaran,” ujar Sanderson, Selasa (6/10).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, persoalan distribusi bukan sekadar soal ada atau tidaknya barang, tetapi menyangkut kehidupan masyarakat. Ketika BBM atau LPG sulit diperoleh, masyarakat harus mengantre lebih lama dan mengeluarkan biaya tambahan. Sementara bagi petani, keterlambatan memperoleh pupuk subsidi dapat berdampak terhadap kegiatan pertanian.

“Di balik antrean panjang ada waktu masyarakat yang terbuang. Di balik kelangkaan LPG ada keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan. Di balik sulitnya pupuk subsidi ada petani yang khawatir. Karena itu, persoalan ini harus dilihat dari sisi manusia dan kepentingan konsumen,” katanya.

Sanderson menyampaikan bahwa YLKI Lahat Raya telah melayangkan surat kepada Kapolri sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mendorong pengawasan distribusi barang subsidi, terutama menjelang akhir tahun.

Ia menegaskan, surat tersebut bukan untuk menuduh pihak tertentu, tetapi meminta agar potensi persoalan dapat dicegah sejak dini dan setiap dugaan pelanggaran ditindak berdasarkan data serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban. Awasi sebelum terjadi kelangkaan, cegah sebelum terjadi kepanikan, dan tindak jika ditemukan pelanggaran berdasarkan hukum dan bukti yang sah,” tegas aktivis perlindungan konsumen.

YLKI Lahat Raya juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian berlebihan hanya karena informasi mengenai kemungkinan kelangkaan yang belum terverifikasi.

“Harapan kami sederhana: subsidi harus benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak. Jangan sampai masyarakat harus membeli karena takut kehabisan. Kepastian ketersediaan dan distribusi yang tepat akan memberikan rasa aman bagi konsumen,” pungkas Sanderson Syafe’i, SH.

suarapancasilaid'

Pos terkait