Mahasiswa KKNT-LH ULM Bangun Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Nyata di Sungai Cuka

Tanah Bumbu(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup diwujudkan melalui wacana semata. Komitmen itu dibuktikan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) 2026 Kelompok 15 melalui serangkaian program pelestarian lingkungan di RT 3, Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Berbagai kegiatan, mulai dari aksi bersih dermaga, pembuatan lubang resapan biopori, hingga edukasi pengelolaan sampah di sekolah dasar, dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Program tersebut disusun sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya terkait pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga mendorong keterlibatan langsung masyarakat agar kebiasaan positif dapat terus berlanjut meski masa pengabdian telah berakhir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih dermaga yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026, di RT 3 Desa Sungai Cuka. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berhasil membersihkan kawasan dermaga dari berbagai jenis sampah yang kemudian diangkut ke tempat pembuangan yang telah disediakan. Upaya ini membuat kawasan dermaga menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman digunakan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sebagai langkah menjaga keberlanjutan hasil kegiatan tersebut, mahasiswa juga memasang banner berisi imbauan larangan membuang sampah di sekitar dermaga. Pemasangan banner itu diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, mengingat dermaga merupakan salah satu fasilitas vital yang menjadi tempat berlabuh perahu sekaligus pusat aktivitas ekonomi warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Lingkungan dermaga yang bersih diyakini akan mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui program pembuatan lubang resapan biopori yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, dan dilanjutkan dengan pemasangan pada Jumat, 24 Juli 2026. Program ini bertujuan memanfaatkan sampah organik sebagai bahan baku kompos alami sekaligus memperkenalkan teknologi ramah lingkungan yang sederhana, mudah diterapkan, dan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain menyasar masyarakat umum, mahasiswa turut menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda melalui edukasi pengelolaan sampah di SDN 2 Sungai Cuka pada Rabu, 22 Juli 2026, serta SDN 1 Sungai Cuka pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada jenis-jenis sampah, perbedaan sampah organik dan anorganik, serta praktik memilah sampah dengan benar. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab sehingga mendorong partisipasi aktif para siswa.

Ketua Kelompok 15 KKNT-LH 2026, Muhammad Farouk, mengatakan seluruh program yang dijalankan dirancang agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya mewakili seluruh rekan-rekan mahasiswa KKNT-LH Kelompok 15, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran aparat desa dan seluruh warga Desa Sungai Cuka yang telah menyambut baik dan mendukung penuh seluruh program kami. Kami sangat berharap, langkah kecil yang kita mulai bersama ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga kebiasaan baik menjaga kebersihan dermaga dan lingkungan sekitar terus menjadi budaya yang melekat di masyarakat. Khususnya untuk adik-adik generasi penerus di desa ini, kami berharap edukasi yang telah diberikan dapat menumbuhkan jiwa-jiwa muda yang peduli, mencintai alam, dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini,” ujar Farouk, Senin (27 Juli 2026).

Melalui berbagai program tersebut, Mahasiswa KKNT-LH ULM 2026 Kelompok 15 berharap kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan terus tumbuh di Desa Sungai Cuka. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta berkelanjutan sebagai warisan bagi generasi mendatang.(suarapancasila.id-hayat)

suarapancasilaid'

Pos terkait