Plt Bupati Hendri Sambut Baik Rencana Investasi PTPN IV Di Rejang Lebong, 6.064,16 Hektare

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyambut baik rencana PT Perkebunan Nusantara (PTPN IV) melakukan survei dan ground check teknis terhadap potensi lahan yang dipetakan untuk program ekstensifikasi kelapa sawit di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Hal tersebut disampaikan dalam audiensi PTPN IV bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong yang diterima langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri S.STP., M.Si., di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).

Audiensi PTPN IV dipimpin Strategic Advisor PTPN IV Irwan Perangin Angin bersama sejumlah tim inti. Sementara itu, Plt Bupati didampingi Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Suradi, SP., serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, pihak PTPN IV menyampaikan rencana pelaksanaan survei lapangan untuk memastikan kondisi dan kesesuaian lahan yang telah dipetakan sebagai potensi pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Rejang Lebong.

Strategic Advisor PTPN IV Irwan Perangin Angin mengatakan, kedatangan pihaknya ke Rejang Lebong selain untuk menyampaikan informasi terkait rencana kegiatan, juga untuk meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

“Kedatangan kami ke sini memohon dukungan sekaligus melaporkan terkait kegiatan yang akan dilakukan di Rejang Lebong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya PTPN IV telah mengikuti Rapat Koordinasi Ground Check Teknis Program Ekstensifikasi Kelapa Sawit yang digelar di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (23/9/2026), bersama Wakil Gubernur Bengkulu Ir. Mian.

Dari hasil pemetaan awal, terdapat potensi lahan untuk program ekstensifikasi kelapa sawit seluas 6.064,16 hektare yang merupakan areal Hak Pengelolaan Lahan (HPL).“Di Rejang Lebong ada potensi lahan yang dipetakan untuk program ekstensifikasi kelapa sawit,” jelasnya.

Menurutnya, PTPN IV juga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Pertanahan serta pihak terkait untuk melakukan pemetaan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi kawasan yang masuk hutan lindung maupun kawasan pertambangan.

Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses ground check teknis untuk memastikan kesesuaian lahan sebelum program ekstensifikasi kelapa sawit dilanjutkan.

Berdasarkan pemaparan PTPN IV, potensi lahan seluas 6.064,16 hektare tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Rinciannya, Kecamatan Kota Padang seluas 3.229,58 hektare, Sindang Beliti Ulu 993,89 hektare, Sindang Beliti Ilir 910,07 hektare, serta kawasan Binduriang dan Sindang Kelingi seluas 930,62 hektare.

Menanggapi rencana tersebut, Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan rencana investasi PTPN IV di Kabupaten Rejang Lebong.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, kami berterima kasih sudah berkunjung ke Rejang Lebong. Pada intinya kami menyambut baik dan mendukung rencana PTPN IV untuk berinvestasi di Rejang Lebong,” kata Hendri.

Menurutnya, masih terdapat potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di sejumlah wilayah Rejang Lebong. Karena itu, apabila rencana investasi tersebut dapat direalisasikan sesuai ketentuan, diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Di Rejang Lebong banyak lahan yang belum tergarap. Ketika ada kabar dari BPN bahwa PTPN IV mau berinvestasi ke Rejang Lebong, tentu kami mendukung dan menyambut baik,” ujarnya.

Hendri berharap rencana tersebut dapat direalisasikan dengan tetap memperhatikan ketentuan tata ruang, status kawasan, serta hasil kajian teknis di lapangan. Bahkan Plt Bupati berharap ada tambahan lahan untuk Kabupaten Rejang Lebong. Mengingat dari data yang disampaikan, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) belum tercover.

“Semoga rencana PTPN IV terealisasi. Kami dukung, sehingga lahan yang belum tergarap bisa dimanfaatkan dan masyarakat juga mendapatkan keuntungan,” harapnya.Selain pengembangan kebun inti kelapa sawit, Hendri juga berharap investasi PTPN IV nantinya dapat diikuti dengan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Rejang Lebong.“Kita berharap selain menanam kebun inti kelapa sawit, juga dibangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS),” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait