REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi dalam mendukung pembangunan daerah. Kali ini, Plt. Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., menerima audiensi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rejang Lebong, Untung Cahyo Sidharto, A.Md.IP., S.H., di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan pemberian remisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, penguatan program pembinaan warga binaan, serta pengembangan program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Kelas IIA Rejang Lebong.
Kepala Lapas Kelas IIA Rejang Lebong, Untung Cahyo Sidharto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Plt. Bupati terkait pelaksanaan penyerahan remisi bagi warga binaan. Sesuai arahan, penyerahan remisi diharapkan dapat dilaksanakan langsung di Lapas Curup.
“Untuk persiapan kegiatan pemberian remisi 17 Agustus, tadi disampaikan bahwa penyerahannya mungkin bisa dilaksanakan di Lapas. Mudah-mudahan bisa terlaksana di Lapas. Tentunya dukungan dari pemerintah daerah sangat luar biasa, termasuk mendukung kegiatan-kegiatan 17 Agustus dan program-program pembinaan yang ada di Lapas Curup,” ujar Untung.
Selain itu, Lapas Curup juga terus mengembangkan program ketahanan pangan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Saat ini, Lapas mengelola lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi yang ditanami berbagai komoditas hortikultura, seperti kangkung, sawi, kacang panjang, buncis, tomat, cabai, dan tanaman lainnya.
Menurut Untung, program tersebut merupakan implementasi dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI sekaligus program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami di Lapas Curup tentunya mendukung dan melaksanakan kegiatan kemandirian ketahanan pangan. Kami sudah memiliki lahan yang diolah seluas 2.000 meter persegi untuk kegiatan ketahanan pangan. Minimal kami bisa memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Rejang Lebong terhadap pengembangan program tersebut melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang akan menunjang kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan.
Sementara itu, Plt. Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., menegaskan komitmen Pemkab untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Lapas Kelas IIA Rejang Lebong, baik dalam pembinaan warga binaan, pelaksanaan kegiatan Hari Kemerdekaan, maupun pengembangan program ketahanan pangan.
Menurut Hendri, pemanfaatan lahan pertanian di lingkungan Lapas tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebelum kembali ke masyarakat.
“Pemkab Rejang Lebong tentu mendukung program-program positif yang dilaksanakan Lapas Kelas IIA Rejang Lebong. Sinergi ini akan terus kita perkuat, baik dalam mendukung pembinaan warga binaan maupun program ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hendri.
Pada kesempatan itu, Kalapas juga menyampaikan sekitar 360 warga binaan diusulkan menerima remisi dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Kepastian penerima remisi akan ditetapkan melalui surat keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menjelang peringatan 17 Agustus.
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemkab Rejang Lebong dan Lapas Kelas IIA Rejang Lebong dalam mendukung pembinaan warga binaan, pemberdayaan melalui kegiatan produktif, serta berbagai program strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.











