Riyanda Letakkan Batu Pertama Gedung Baru MIN 2 Sawahlunto Senilai Rp3 Miliar, Dorong Pendidikan Unggul dari Talawi

SAWAHLUNTO -(SUMBAR) SUARA PANCASILA.ID-Walikota Sawahlunto Riyanda Putra meletakkan batu pertama pembangunan tambahan gedung belajar MIN 2 Sawahlunto di Desa Talawi Mudiak, Kecamatan Talawi, pada Selasa [2/6/2026]. Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan senilai lebih dari Rp3 miliar* yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Agama RI melalui Kanwil Kemenag Sumbar.

Gedung baru itu berdiri di atas lahan hibah tokoh masyarakat Talawi. Kombinasi dukungan pusat dan kepedulian warga ini disebut Wali Kota sebagai kolaborasi ideal untuk memajukan pendidikan daerah.

Riyanda menyebut pembangunan ini sangat strategis. Jumlah peserta didik MIN 2 terus bertambah, sementara ruang belajar yang layak jadi kebutuhan mendesak agar proses belajar lebih kondusif.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak Talawi berhak dapat ruang belajar yang nyaman dan aman. Investasi Rp3 miliar ini bukan sekadar bangun gedung, tapi investasi untuk masa depan Sawahlunto. Dari ruang kelas inilah lahir generasi yang unggul, berakhlak, dan siap bersaing,” kata Riyanda.

Wali Kota menegaskan, penguatan SDM dimulai dari sekolah dasar. Dengan fasilitas yang memadai, guru bisa mengajar lebih optimal dan siswa bisa belajar lebih fokus.

Pemko Sawahlunto berkomitmen mengawal penuh proyek ini mulai dari tahap konstruksi hingga serah terima. Riyanda memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan tepat mutu.

“Kami tidak hanya menunggu jadi. Pemko akan mendampingi dan mengawasi agar setiap rupiah anggaran SBSN ini benar-benar menghasilkan gedung yang kokoh dan bermanfaat jangka panjang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Wali Kota juga meminta rekanan pelaksana memprioritaskan tenaga kerja lokal Talawi dan sekitarnya. Menurutnya, proyek pendidikan harus memberi dampak ganda: memperkuat sarana belajar sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

“Gedung ini dibangun untuk anak-anak Talawi. Maka proses pembangunannya juga harus membuka peluang kerja bagi bapak-ibu di Talawi. Itu bentuk keberpihakan nyata pemerintah,” ujarnya.

Fakta bahwa gedung berdiri di atas lahan hibah tokoh masyarakat mendapat apresiasi khusus dari Riyanda. Ia menilai ini bukti Talawi punya semangat gotong royong yang tinggi untuk pendidikan.

“Pemerintah hadir dengan anggaran, masyarakat hadir dengan lahan dan dukungan. Inilah model pembangunan yang kita dorong: kolaboratif. InsyaAllah MIN 2 Sawahlunto akan jadi madrasah yang semakin maju dan membanggakan,dan

mampu meningkatkan kapasitas, mengurangi kepadatan ruang kelas, dan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih representatif untuk mencetak generasi emas Talawi”tutup nya.

suarapancasilaid'

Pos terkait