REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Staf Ahli Bupati Rejang Lebong, Taman, SP, MSi, melepas 2.314 peserta Karnaval Mamamia Santri Raudhatul Athfal (RA) dan walisantri yang digelar Ikatan PD IGRA. Kegiatan tersebut berlangsung di depan GOR Curup, Kamis (27/8/2026) pukul 08.30 WIB.
Prosesi pelepasan barisan karnaval turut dihadiri Kakankemenag Rejang Lebong, Dr. Rahman, MPdI, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Rejang Lebong, Rezza Pahlevie, SH, MM, Ketua PD IGRA, Purgianti, SPd, serta sejumlah undangan lainnya.
Pelepasan peserta ditandai dengan pemotongan pita di gerbang GOR Curup. Setelah itu, ribuan peserta langsung bergerak mengikuti rute karnaval yang telah ditentukan.
Para peserta tampil dengan beragam kostum, mulai dari seragam profesi seperti TNI, Polri dan dokter, busana adat Nusantara hingga kostum kreatif dengan berbagai motif dan warna.
Barisan karnaval diawali Korps Drumband Gita Bahana Musica dari MIN 01 Curup. Peserta kemudian bergerak menuju kawasan pertokoan Jalan Merdeka, Pasar Tengah dan berakhir di depan Pasar Bang Mego. Sepanjang perjalanan, peserta mendapat pengawalan dari mobil opsnal Satlantas Polres Rejang Lebong.
“Pak Bupati bersama seluruh jajaran Pemkab Rejang Lebong mengapresiasi atas terselenggaranya Karnaval Santri RA Mamamia ini. Karnaval ini bukan sekadar hiburan dan ajang jalan santai semata. Tapi, karnaval ini merupakan ruang kreativitas yang positif bagi anak-anak usia dini untuk belajar bersosialisasi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memupuk rasa cinta tanah air dan nilai-nilai keagamaan sejak dini,” kata Taman.
Taman juga menyampaikan terima kasih kepada para guru atas kesabaran, keikhlasan dan dedikasinya dalam mendidik tunas-tunas bangsa. Menurutnya, tugas tersebut merupakan pekerjaan mulia yang menjadi salah satu fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Rejang Lebong.
“Khusus kepada anak-anak peserta karnaval, terus dan rajinlah belajar, bermain dengan gembira, ikuti karnaval dengan penuh semangat serta tunjukkan senyum ceria hari ini,” tutur Taman.
Sementara itu, Ketua PD IGRA Purgianti, SPd, menjelaskan bahwa karnaval diikuti 1.157 santri RA dan 1.157 walisantri dari 24 RA. Selain itu, terdapat 150 guru pendamping yang turut mengikuti kegiatan tersebut.
“Rute karnaval tidak terlalu jauh. Mulai dari GOR dan finis di depan Pasar Bang Mego,” terang Purgianti.Kakankemenag Rejang Lebong, Dr. Rahman, MPdI, juga memberikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh guru, santri dan walisantri yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kostum warna-warni yang dikenakan para peserta karnaval ini menggambarkan keragaman kebhinekaan. Warna merah putih tetap mendominasi,” demikian Rahman.











