SIAK, SUARA PANCASILA.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak Rozi Chandra menanggapi informasi yang berkembang terkait pembatasan akses bagi wartawan dalam kegiatan peresmian galangan kapal PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS) di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Senin (20/4/2026).
Ia menyayangkan hal tersebut terjadi. Padahal menghalangi wartawan dalam melakukan peliputan melanggar Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999. Ia menilai, ini hanya miskomunikasi. Bahkan ia sudah berkoordinasi dengan Bagian Prokopim bahwa panitia bukan dari Pemkab Siak.
“Kalau saya lihat, ini hanya miskomunikasi saja. Bagi kami, justru lebih banyak rekan-rekan media hadir lebih baik. Karena ini capaian baik bagi iklim investasi di Kabupaten Siak. Sehingga perlu kita ekspos secara maksimal, serta perlu dimaklumi bahwa kehadiran Bupati Siak juga sebagai undangan resmi,” tegas Rozi.
Menurut Rozi, Pemerintah Kabupaten Siak akan terus mendorong seluruh pihak, termasuk mitra swasta, untuk mengedepankan prinsip transparansi serta memberikan akses informasi yang proporsional kepada publik dan insan pers.
Pemkab Siak terus berkomitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi publik serta menjunjung tinggi kemerdekaan pers sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga iklim investasi yang kondusif, terbuka, dan akuntabel, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ucap dia.
Di sisi lain, Pemkab Siak tetap memberikan apresiasi terhadap masuknya investasi di daerah, termasuk pembangunan galangan kapal PT MNS yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Kawasan Industri Tanjung Buton sebagai pusat ekonomi baru di Kabupaten Siak.
“Kita sangat senang ada investasi yang masuk ke Siak. Tentu akan mendorong geliat ekonomi dan membuka peluang tenaga kerja di Kabupaten Siak,” tutup dia.










