PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang menggelar pelatihan kader Posyandu sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Beston, Selasa (5/5/2026), dan secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa.
Dalam sambutannya, Dewi menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan dan kecamatan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi hal yang krusial.
“Kita berharap melalui pembekalan ini, kader Posyandu dapat meningkatkan kapasitas, pengetahuan, serta keterampilan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Dewi.
Ia menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman kader terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup enam bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan perlindungan masyarakat, serta sosial.
Lebih lanjut, Dewi menekankan beberapa poin strategis yang menjadi target dari kegiatan pembinaan ini.
Di antaranya, kader Posyandu mampu memahami secara komprehensif konsep dan implementasi 6 SPM, meningkatnya kualitas pelayanan Posyandu yang terintegrasi, responsif, dan berkelanjutan, serta terbangunnya komitmen bersama antara kader, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program Posyandu.
Dewi juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Posyandu harus mampu bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan riil warga, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kota Palembang yang berdaya dan sejahtera,” tambahnya.
Menurut Dewi, tantangan pelayanan ke depan akan semakin kompleks, seiring dengan dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Karena itu, dibutuhkan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, sinergi lintas sektor, serta pemanfaatan data dan informasi yang akurat sebagai dasar dalam perumusan kebijakan dan pelayanan.
“Kepada para kader yang mengikuti pembinaan ini, saya mengapresiasi komitmennya. Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara maksimal di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Palembang, Sodikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari Ketua TP Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan.
Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kualitas pelayanan kader dalam menjalankan fungsi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan keseriusan, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sodikin.
Dalam kegiatan tersebut, Dewi Sastrani Ratu Dewa juga turut mengikuti seluruh rangkaian pembekalan bersama peserta hingga selesai. Kehadiran dan partisipasinya mencerminkan komitmen kuat dalam memastikan peningkatan kapasitas kader berjalan optimal.
Adapun materi yang diberikan dalam pembinaan ini meliputi pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Materi tersebut disusun secara komprehensif guna mendukung peran Posyandu sebagai pusat layanan terpadu di tengah masyarakat.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menyukseskan program Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.










