BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Brebes diwujudkan melalui kegiatan yang memadukan kreativitas, keterampilan, dan pemberdayaan perempuan.
Hal itu terlihat dalam Lomba Memasak Kreasi Akademi ABC yang digelar TP-PKK Kabupaten Brebes bersama Kecap ABC di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti TP-PKK dari 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes serta sejumlah organisasi wanita. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan mengembangkan keterampilan mengolah pangan.
Beragam kreasi masakan ditampilkan peserta dengan memanfaatkan produk ABC. Dari kegiatan tersebut, peserta dapat memperoleh inspirasi baru dalam menyajikan makanan untuk keluarga sekaligus mengembangkan keterampilan yang berpotensi menjadi peluang usaha rumahan.
Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. mengatakan, kegiatan memasak memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar perlombaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba memasak. Di dalamnya ada semangat kebersamaan, kreativitas, dan peran penting keluarga dalam menjaga ketahanan pangan dan gizi,” ujar Paramitha.
Menurut dia, keluarga merupakan salah satu ruang penting dalam membangun pola konsumsi pangan yang baik. Karena itu, kemampuan mengolah makanan secara kreatif dapat memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.
Paramitha juga mengapresiasi kolaborasi TP-PKK Kabupaten Brebes dan PT ABC yang dinilai memberikan ruang bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat kemandirian.
“Ini merupakan bentuk pemberdayaan yang nyata agar perempuan semakin percaya diri, mandiri, dan berdaya secara ekonomi,” katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan kembali di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Nikmati setiap prosesnya. Tunjukkan kreativitas terbaik. Menang atau tidak, yang terpenting adalah pengalaman, kebersamaan, dan semangat untuk terus berkarya,” ujar Paramitha.
Sementara itu, perwakilan Kecap ABC Gadis Ayun Cahya mengatakan, Akademi ABC merupakan bagian dari kampanye “ABC Ahlinya Buat Citarasa”.
Menurut Gadis, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan mengenai dunia memasak sekaligus memperkenalkan berbagai kreasi olahan menggunakan produk ABC.
“Hari ini kami berbagi pembelajaran seputar dunia memasak dengan berbagai kreasi menggunakan produk-produk ABC agar menjadi inspirasi cita rasa di setiap masakan Nusantara,” ungkapnya.
Beragam Kreasi Masakan
Untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta dalam berkreasi, sejumlah perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut.
Perlombaan meliputi Lomba Memasak Semur Tahu, Lomba Kreasi Sambal, Lomba Kreasi Produk Kecap, Saus dan Sirup ABC, serta Lomba Kreasi Yel-yel Jingle “ABC Ahlinya Buat Citarasa”.
Adapun pemenang Lomba Memasak yakni TP-PKK Kecamatan Bulakamba sebagai juara pertama, TP-PKK Kecamatan Sirampog sebagai juara kedua, dan TP-PKK Kecamatan Tonjong sebagai juara ketiga.
Pada Lomba Kreasi Sambal, juara pertama diraih TP-PKK Kecamatan Losari, juara kedua TP-PKK Kecamatan Bulakamba, dan juara ketiga DWP Brebes.
Sementara itu, Lomba Yel-yel Jingle ABC dimenangkan DWP Brebes sebagai juara pertama, disusul TP-PKK Kecamatan Tonjong dan TP-PKK Kecamatan Bumiayu.
Untuk Lomba Bucket ABC, juara pertama diraih TP-PKK Kecamatan Songgom, juara kedua TP-PKK Kecamatan Jatibarang, dan juara ketiga TP-PKK Kecamatan Tanjung.
Para pemenang memperoleh sertifikat, bingkisan dari Kecap ABC, serta uang pembinaan. Anggota DPR RI Hj. Shintya Sandra Kusuma juga memberikan hadiah tambahan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi.
Dari Keterampilan Menjadi Peluang
Lebih dari sekadar perlombaan, Akademi ABC di Brebes menunjukkan bagaimana kegiatan pemberdayaan dapat dikemas melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Keterampilan mengolah pangan yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pada saat yang sama, kemampuan tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi produk kuliner yang memiliki nilai ekonomi.
Bagi TP-PKK dan organisasi perempuan, kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, berbagi pengalaman, serta mengenalkan berbagai inovasi pengolahan makanan kepada masyarakat.
Kolaborasi TP-PKK Kabupaten Brebes, pemerintah daerah, dan dunia usaha tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Melalui kreativitas kuliner, pemberdayaan perempuan, dan penguatan keterampilan keluarga, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dalam bentuk seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan yang dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat Brebes.









