BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma turun langsung menyalurkan bantuan sosial Program Wareg Sedoyo (WARDOYO) Tahap II Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat di wilayah Pantura Brebes.
Sebanyak 2.056 paket sembako disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat di lima kecamatan, yakni Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari, dan Brebes. Penyaluran dilakukan di aula masing-masing kecamatan, Selasa (18/8/2026).
Dari total bantuan tersebut, Kecamatan Losari, Tanjung, Bulakamba, dan Brebes masing-masing menerima 412 paket sembako. Sementara Kecamatan Wanasari menerima 408 paket.
Dalam penyaluran tersebut, Paramitha menekankan pentingnya memastikan bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi bantuan memperhatikan ketepatan data penerima.
“Jangan sampai ada yang seharusnya menerima justru tidak menerima. Pastikan bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Paramitha.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan program bantuan sosial. Karena itu, proses pendataan hingga penyaluran harus dilakukan secara baik agar bantuan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Paramitha berharap paket sembako yang diterima warga dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan pengeluaran keluarga penerima manfaat.
“Meski nilainya tidak selalu besar, bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi untuk meringankan pengeluaran keluarga penerima,” katanya.
Ia menegaskan, Program WARDOYO merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Brebes untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata.
“Yang terpenting bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Paramitha mengatakan, perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik. Pemkab Brebes juga terus mendorong program pemberdayaan, bantuan sosial, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan dan pelayanan publik yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi mengatakan, WARDOYO menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan penyaluran 2.056 paket sembako di lima kecamatan wilayah Pantura Brebes, diharapkan bantuan ini memberikan manfaat dan dapat dirasakan langsung oleh keluarga penerima,” kata Imam.
Menurut Imam, WARDOYO bukan sekadar program pembagian kebutuhan pokok, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kepedulian sosial dan memperluas manfaat pembangunan kepada masyarakat.
“Bagi Pemkab Brebes, bantuan tersebut bukan sekadar pembagian paket kebutuhan pokok. WARDOYO menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama untuk membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan,” pungkasnya.









