BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID- Momentum halal bihalal dimanfaatkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Dalam pembinaan yang digelar, ASN diminta keluar dari zona nyaman dan kembali disiplin usai libur panjang Idulfitri.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Bojonegoro itu menghadirkan Kapala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, yang menekankan pentingnya perubahan sikap kerja pasca Lebaran.
“Halal bihalal jangan hanya dimaknai seremonial. Ini momentum memperbaiki kinerja, memperkuat disiplin, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya seusai kegiatan, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, ASN harus menunjukkan profesionalisme nyata, bukan sekadar rutinitas, dengan fokus pada tanggung jawab di masing-masing unit kerja.
Sementara itu, Plt Kasubag Tata Usaha Kemenag Bojonegoro, Sholihul Hadi, menegaskan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
“ASN harus bekerja maksimal, menjaga integritas, dan menghindari pelanggaran disiplin yang bisa merusak citra lembaga,” ujarnya.
Selain pembinaan, kegiatan juga diisi dengan hadrah sholawat dan diikuti ASN dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Bojonegoro.
Melalui kegiatan ini, Kemenag berharap ASN tidak hanya kembali bekerja, tetapi juga membawa semangat baru untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara nyata
Halal Bihalal Kemenag Bojonegoro; ASN Diminta Tinggalkan Zona Nyaman, Perkuat Disiplin










