MUARA ENIM, SUARA PANCASILA.ID – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, bersama Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., melaksanakan panen raya padi IP 100 Gapoktan Tunggu Tubang di Ataran Sawah Desa Tebing Abang, Kecamatan Semende Darat Tengah, Minggu petang (19/07).
Panen seluas 20 hektare yang nantinya menghasilkan 7,9 ton Gabah Kering Panen (GKP) ini merupakan bagian dari target produksi Kabupaten Muara Enim 2026 sebesar 209.000 ton GKP. Hal tersenut memperkuat posisi Kabupaten Muara Enim sebagai penyokong lumbung pangan Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., dan Walikota Prabumulih, H. Arlan tersebut, Plt. Bupati didampingi Plt. Ketua TP. PKK Kab. Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menyampaikan bahwa padi yang baru saja dipanen adalah varietas Selebur Rimbe dan Jambat Teras.
Dijelaskannya bahwa kedua varietas lokal khas Semende tersebut telah resmi terdaftar sebagai varietas unggul padi Inbrida berkat fasilitasi Penjaminan Kemurnian Sumber Daya Genetik oleh Dinas TPHP Kabupaten Muara Enim. Sebagai salah satu lumbung pangan di Sumsel, Plt. Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Muara Enim terus mengupayakan peningkatan produktivitas pertanian guna mendukung terwujudnya Sumsel Swasembada Pangan.
Sementara itu, Gubernur Sumsel menyampaikan apresiasi atas komitmen Kabupaten Muara Enim dalam mendukung program swasembada pangan. Dirinya menegaskan bahwa semangat dan konsistensi yang ditunjukkan pemerintah daerah bersama para petani menjadi bukti nyata bahwa Muara Enim layak disebut lumbung pangan Sumsel.
Herman Deru berharap komitmen tersebut dapat dijadikan suritauladan bagi kabupaten dan kota lain di Sumsel, sehingga target swasembada pangan dapat tercapai dengan lebih cepat dan merata di seluruh wilayah.











