Program Ceria Radio Suara Muara Enim, Pemkab Muara Enim Bentengi Remaja dari Pergaulan Bebas, Narkoba dan Pernikahan Anak

MUARA ENIM, SUARA PANCASILA.ID – Pemkab. Muara Enim melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) kembali membentengi generasi muda dari pergaulan bebas melalui program Cerita Anak Remaja (Ceria) di Kecamatan Gunung Megang, Kamis (03/09).

Mengusung tema “Wujudkan Generasi Emas, Tangguh Hadapi Pergaulan Bebas, Narkoba dan Pernikahan Anak”, kegiatan ini dibuka oleh Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dengan menghadirkan narasumber dr. Loister Eunike Sinambela, Sp.DVE, FINSdV., dari RSUD Dr. H.M Rabain dan M. Rizal, S.Ag. dari BNNK Muara Enim. Selain pemaparan materi, acara ini juga menghadirkan layanan mobil perpustakaan keliling serta fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati yang hadir bersama unsur Forkopimda dan Kepala Diskominfo SP. Vivi Mariani, S.Si., M.Bmd., Apt., menekankan pentingnya pembentukan karakter tangguh pada generasi muda agar terhindar dari bahaya pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, serta maraknya pernikahan anak.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kehadiran program Ceria merupakan wujud komitmen nyata dalam membentengi remaja Muara Enim agar mampu tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. Untuk itu, dirinya mengimbau mulai dari jajaran pemerintah, tenaga pendidik, hingga orang tua, untuk terus bersinergi menjaga lingkungan tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Kepala Diskominfo SP yang hadir didampingi Kabid PKP sekaligus Direktur LPPL Radio Suara Muara Enim , Zeno, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 128 pelajar dari SMP & SMA sederajat se-Kecamatan Gunung Megang.

Dijelaskannya bahwa Ceria merupakan program rutin dari LPPL Radio Suara Muara Enim di bawah naungan Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik yang telah meraih penghargaan. Program ini, lanjutnya menjalankan peran komunikasi publik pemerintah dalam memberikan pelayanan edukasi ramah anak, meningkatkan literasi, dan menyediakan ruang partisipasi aktif demi mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.

suarapancasilaid'

Pos terkait